27.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

ROR: Salah Gunakan BLT, Langsung Dialihkan

MANADOPOST.ID-Desa Kembuan Satu Kecamatan Tondano Utara menjadi lokasi penyaluran simbolis penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama, yang bersumber dari dana desa (dandes). BLT diserahkan langsung Bupati Minahasa Dr Royke O Roring (ROR), Jumat (8/5).

Kedatangan bupati disambut warga dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jeffry Tangkulung SH MAP. Dari data penerima BLT untuk Kecamatan Tondano Utara; Desa Tonsea Lama jumlah penerima 104 keluarga, Desa Kembuan 100 keluarga, Desa Kembuan Satu 66 keluarga. Semua diserahkan secara non tunai via Bank SulutGo.

Kepala Dinas PMD Jeffry Tangkulung dalam laporan kegiatan menjelaskan, dandes 2020 dibagi dalam tiga tahap pengerjaan, didalamnya adalah BLT. “Saat ini ada tiga kebijakan dari menteri desa dalam penganggaran dana desa, yakni kegiatan padat karya tunai, penanggulangan Covid-19, dan bantuan langsung tunai. Jadi dana desa diarahkan kepada ketiga kebijakan tersebut,” jelasnya.

Dilaporkannya pula untuk keseluruhan penerima BLT se-Minahasa berjumlah 18.696 kepala keluarga (KK). “Untuk pencairan dandes sudah disalurkan dan BLT ini sudah siap disalurkan dengan jumlah penerima 18.696 KK,” tandas Tangkulung.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sementara itu, Bupati ROR mengatakan, menghadapi pandemi Covid-19, pemkab berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat, yakni presiden dan wakil presiden. “Kita bersyukur ada perhatian dari pemerintah pusat, ketika warga ada dalam situasi situasi ini langsung dianggarkan bantuannya. Begitupun dengan perhatian pemerintah provinsi di bawah pimpinan pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw,” ujar ROR.

ROR meminta BLT yang disalurkan dimanfaatkan sesuai kebutuhan setiap keluarga penerima. “Kita gunakan sesuai dengan kebutuhan pangan kita. Jangan disalahgunakan. Jika salah gunakan, bantuan ini tidak akan diberikan ke penerima awal. Akan dialihkan ke warga yang betul-betul membutuhkan,” tegasnya.

Dijelaskannya pula menghadapi pandemi Covid-19, Pemkab Minahasa menganggarkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Minahasa. “Ada 59 miliar rupiah kita anggarakan dalam APBD dan dibagi ke bidang kesehatan dan bantuan sosial,” jelasnya.

Terkait adanya masyarakat yang data penerima tidak keluar dari usulan pemerintah desa untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial, pemkab bakal mengkaji ulang penganggarannya. “Akan kita bahas. Yang pasti mereka akan mendapat bantuan,” tutup ROR.(mega)

MANADOPOST.ID-Desa Kembuan Satu Kecamatan Tondano Utara menjadi lokasi penyaluran simbolis penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama, yang bersumber dari dana desa (dandes). BLT diserahkan langsung Bupati Minahasa Dr Royke O Roring (ROR), Jumat (8/5).

Kedatangan bupati disambut warga dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jeffry Tangkulung SH MAP. Dari data penerima BLT untuk Kecamatan Tondano Utara; Desa Tonsea Lama jumlah penerima 104 keluarga, Desa Kembuan 100 keluarga, Desa Kembuan Satu 66 keluarga. Semua diserahkan secara non tunai via Bank SulutGo.

Kepala Dinas PMD Jeffry Tangkulung dalam laporan kegiatan menjelaskan, dandes 2020 dibagi dalam tiga tahap pengerjaan, didalamnya adalah BLT. “Saat ini ada tiga kebijakan dari menteri desa dalam penganggaran dana desa, yakni kegiatan padat karya tunai, penanggulangan Covid-19, dan bantuan langsung tunai. Jadi dana desa diarahkan kepada ketiga kebijakan tersebut,” jelasnya.

Dilaporkannya pula untuk keseluruhan penerima BLT se-Minahasa berjumlah 18.696 kepala keluarga (KK). “Untuk pencairan dandes sudah disalurkan dan BLT ini sudah siap disalurkan dengan jumlah penerima 18.696 KK,” tandas Tangkulung.

Sementara itu, Bupati ROR mengatakan, menghadapi pandemi Covid-19, pemkab berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat, yakni presiden dan wakil presiden. “Kita bersyukur ada perhatian dari pemerintah pusat, ketika warga ada dalam situasi situasi ini langsung dianggarkan bantuannya. Begitupun dengan perhatian pemerintah provinsi di bawah pimpinan pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw,” ujar ROR.

ROR meminta BLT yang disalurkan dimanfaatkan sesuai kebutuhan setiap keluarga penerima. “Kita gunakan sesuai dengan kebutuhan pangan kita. Jangan disalahgunakan. Jika salah gunakan, bantuan ini tidak akan diberikan ke penerima awal. Akan dialihkan ke warga yang betul-betul membutuhkan,” tegasnya.

Dijelaskannya pula menghadapi pandemi Covid-19, Pemkab Minahasa menganggarkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Minahasa. “Ada 59 miliar rupiah kita anggarakan dalam APBD dan dibagi ke bidang kesehatan dan bantuan sosial,” jelasnya.

Terkait adanya masyarakat yang data penerima tidak keluar dari usulan pemerintah desa untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial, pemkab bakal mengkaji ulang penganggarannya. “Akan kita bahas. Yang pasti mereka akan mendapat bantuan,” tutup ROR.(mega)

Artikulli paraprakFly Over Manado Digenjot
Artikulli tjetërPutra Woloan Andalan CEP

Most Read

Artikel Terbaru

/