22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Diduga Depresi, Perempuan Noongan Nekat Gantung Diri

MANADOPOST.ID–Warga Kecamatan Langowan Barat digegerkan dengan penemuan warga yang tewas gantung diri, Minggu (8/11). Diketahui, sosok mayat yang ditemukan tersebut merupakan warga Desa Noongan bernama Meike (57).

Saat ditemukan, mayat tersebut berada di ventilasi pintu kamar rumah kosong yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh suami korban Doni Rawung sekira pukul 7.00 pagi.

“Menurut keterangan saksi yang merupakan suaminya, korban sudah sejak tengah malam keluar rumah dan tidak diketahui korban pergi kemana. Di pagi hari barulah suaminya mencari mencari korban ke rumah tetangga dan dirumah keluarga korban, namun korban tak ditemuinya,” ungkap Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Ferdi Pelengkahu.

Doni, suami korban menaruh curiga akan keberadaan rumah kosong yang berjarak sekira 10 meter dari rumahnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Suami korban mencurigai rumah kosong itu dan langsung menuju ke lokasi. Saksi kemudian masuk melalui pintu belakang dan terkejut istrinya telah gantung diri menggunakan kain putih di ventilasi kamar,” tambahnya.

Polres Minahasa melalui Polsek Langowan Barat saat menerima laporan langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban.

“Dari hasil penyelidikan dan hasil visum dokter di RSUD Noongan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Dan menurut keluarga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat penyakit yang diderita korban selama ini dan sering keluar masuk keluar Rumah Sakit. Bahkan kepada suami korban, hampir setiap malam menyampaikan akan gantung diri,” pungkas Pelengkahu.(cw-01/rgm)

MANADOPOST.ID–Warga Kecamatan Langowan Barat digegerkan dengan penemuan warga yang tewas gantung diri, Minggu (8/11). Diketahui, sosok mayat yang ditemukan tersebut merupakan warga Desa Noongan bernama Meike (57).

Saat ditemukan, mayat tersebut berada di ventilasi pintu kamar rumah kosong yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh suami korban Doni Rawung sekira pukul 7.00 pagi.

“Menurut keterangan saksi yang merupakan suaminya, korban sudah sejak tengah malam keluar rumah dan tidak diketahui korban pergi kemana. Di pagi hari barulah suaminya mencari mencari korban ke rumah tetangga dan dirumah keluarga korban, namun korban tak ditemuinya,” ungkap Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Ferdi Pelengkahu.

Doni, suami korban menaruh curiga akan keberadaan rumah kosong yang berjarak sekira 10 meter dari rumahnya.

“Suami korban mencurigai rumah kosong itu dan langsung menuju ke lokasi. Saksi kemudian masuk melalui pintu belakang dan terkejut istrinya telah gantung diri menggunakan kain putih di ventilasi kamar,” tambahnya.

Polres Minahasa melalui Polsek Langowan Barat saat menerima laporan langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban.

“Dari hasil penyelidikan dan hasil visum dokter di RSUD Noongan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Dan menurut keluarga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat penyakit yang diderita korban selama ini dan sering keluar masuk keluar Rumah Sakit. Bahkan kepada suami korban, hampir setiap malam menyampaikan akan gantung diri,” pungkas Pelengkahu.(cw-01/rgm)

Most Read

Artikel Terbaru

/