26.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Diduga Akibat Miras, Opo Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan

MANADOPOST.ID–Peristiwa penemuan mayat terjadi Kamis (9/7) pagi sekira pukul 07.30 Wita di Desa Temboan, Kecamatan Langowan Selatan. Diketahui korban bernama Jandry Apulu alias Opo (45) warga Desa Rumbia, Kecamatan Langowan Selatan.

Keterangan warga yang pertama menemukan Opo bahwa ketika hendak menuju ke perkebunan. Dilihatnya  sehelai kain yang ada di saluran air, setelah mendekat ternyata berupa sesosok badan manusia.

Saat itu juga warga tersebut langsung pergi menghubungi Hukum Tua Desa Temboan dan bersama-sama menuju ke lokasi penemuan mayat tersebut. Dan benar mayat itu adalah Opo, seketika itu juga langsung menghubungi istrinya dan menyatakan benar mayat tersebut suaminya.

Personel Polsek Langowan dan Tim Identifikasi Satuan Reskrim Polres Minahasa dipimpin Wakapolsek Iptu T Mandak langsung ke lokasi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Hasil olah TKP bahwa ditemukan luka pada telinga kanan yang diduga terbentur batu ketika jatuh di saluran air. Namun tak ada tanda kekerasan, melainkan diduga karena sudah konsumsi Miras,” ungkap Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu.

Bahkan menurut Pelengkahu jika pihak keluarga telah menolak dilakukan otopsi karena kematian korban bukan lantaran disebabkan orang lain atau disengaja. Melainkan karna sudah Miras hingga terjatuh. “Istrinya telah menandatangani surat pernyataan dan berita acara penolakan otopsi,” tandas Pelengkahu.(cw-01/rgm)

MANADOPOST.ID–Peristiwa penemuan mayat terjadi Kamis (9/7) pagi sekira pukul 07.30 Wita di Desa Temboan, Kecamatan Langowan Selatan. Diketahui korban bernama Jandry Apulu alias Opo (45) warga Desa Rumbia, Kecamatan Langowan Selatan.

Keterangan warga yang pertama menemukan Opo bahwa ketika hendak menuju ke perkebunan. Dilihatnya  sehelai kain yang ada di saluran air, setelah mendekat ternyata berupa sesosok badan manusia.

Saat itu juga warga tersebut langsung pergi menghubungi Hukum Tua Desa Temboan dan bersama-sama menuju ke lokasi penemuan mayat tersebut. Dan benar mayat itu adalah Opo, seketika itu juga langsung menghubungi istrinya dan menyatakan benar mayat tersebut suaminya.

Personel Polsek Langowan dan Tim Identifikasi Satuan Reskrim Polres Minahasa dipimpin Wakapolsek Iptu T Mandak langsung ke lokasi.

“Hasil olah TKP bahwa ditemukan luka pada telinga kanan yang diduga terbentur batu ketika jatuh di saluran air. Namun tak ada tanda kekerasan, melainkan diduga karena sudah konsumsi Miras,” ungkap Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu.

Bahkan menurut Pelengkahu jika pihak keluarga telah menolak dilakukan otopsi karena kematian korban bukan lantaran disebabkan orang lain atau disengaja. Melainkan karna sudah Miras hingga terjatuh. “Istrinya telah menandatangani surat pernyataan dan berita acara penolakan otopsi,” tandas Pelengkahu.(cw-01/rgm)

Most Read

Artikel Terbaru

/