32.4 C
Manado
Minggu, 26 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Ada Gereja yang Terbakar Saat Pesta Demokrasi

- Advertisement -

MANADOPOST.ID–Di tengah semaraknya pesta demokrasi, masyarakat di Desa Karumenga, Kecamatan Langowan Utara malah dikagetkan dengan kejadian kebakaran di sebuah gedung gereja GPDI, Rabu (9/12). Warga dikagetkan langsung berhamburan dan menuju lokasi kejadian kebakaran.

Informasi dirangkum, kronologi berawal saat saksi Delano Kumolontang (51) warga setempat mengatakan saat itu dirinya berada di TPS Satu yang hanya berjarak kuranh lebih 50 meter dengan gereja GPDI Karmel.

“Awalnya saya melihat terdapat api yang ada dibumbungan gereja. Saya kemudian berteriak memanggil warga yang lain dan langsung mengambil tindakan untuk memadamkan api dengan mengangkat kursi-kursi di dalam gereja supaya tidak terbakar saat itu,” tukasnya.

Sementara, Kapolsek Langowan Timur AKP Darta Daipaha mengatakan, diduga api berasal dari arus pendek listrik.

- Advertisement -

“Atas kesigapan masyarakat desa, pemerintah kecamatan Langowan Utara dan pemerintah desa Karumenga berhasil diatasi. Tentunya dengan diturunkan juga lima unit pemadam Kebakaran milik Pemkab Minahasa untuk mengantisipasi api susulan. Beruntung juga tidak ada korban jiwa,” pungkas Kapolsek Daipaha.(cw-01/rgm)

MANADOPOST.ID–Di tengah semaraknya pesta demokrasi, masyarakat di Desa Karumenga, Kecamatan Langowan Utara malah dikagetkan dengan kejadian kebakaran di sebuah gedung gereja GPDI, Rabu (9/12). Warga dikagetkan langsung berhamburan dan menuju lokasi kejadian kebakaran.

Informasi dirangkum, kronologi berawal saat saksi Delano Kumolontang (51) warga setempat mengatakan saat itu dirinya berada di TPS Satu yang hanya berjarak kuranh lebih 50 meter dengan gereja GPDI Karmel.

“Awalnya saya melihat terdapat api yang ada dibumbungan gereja. Saya kemudian berteriak memanggil warga yang lain dan langsung mengambil tindakan untuk memadamkan api dengan mengangkat kursi-kursi di dalam gereja supaya tidak terbakar saat itu,” tukasnya.

Sementara, Kapolsek Langowan Timur AKP Darta Daipaha mengatakan, diduga api berasal dari arus pendek listrik.

“Atas kesigapan masyarakat desa, pemerintah kecamatan Langowan Utara dan pemerintah desa Karumenga berhasil diatasi. Tentunya dengan diturunkan juga lima unit pemadam Kebakaran milik Pemkab Minahasa untuk mengantisipasi api susulan. Beruntung juga tidak ada korban jiwa,” pungkas Kapolsek Daipaha.(cw-01/rgm)

Most Read

Artikel Terbaru

/