25 C
Manado
Kamis, 6 Agustus 2020

Terkait Penyaluran Bansos, Kumtua Tantang Warga Lapor Polisi

MANADOPOST.ID–Gencarnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dalam mensosialisasikan penyaluran bantuan sosial dimasa pandemi Covid-19, baik Bantuan Lansung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial ke Masyarakat ternyata berbanding terbalik yang dilakukan Pemerintah Desa Koha Timur Kecamatan Mandolang yang dilaporkan wargannya akibat dugaan ketidak terbukaan dalam penyaluran bantuan tersebut.

Dari sumber yang meminta namanya tak dikorankan membeber penyaluran bantuan baik BLT maupun BST dari tahap pertama disalurkan nama penerima tidak dipampang lewat papan pengumuman, serta tidak diumumkan lewat pengeras suara.

“Mulai dari penyaluran tahap pertama tidak diumumkan nama-nama penerima. Jadi kami bertanya – tanya,” kata sumber tersebut.

Dirinyapun menjelaskan, dalam penyaluran bantuan tersebut didapati beberapa nama perangkat desa yang terdata.

“Akhirnya kami mendapati ada perangkat desa menerima bantuan itu, kan sebenarnya bantuan untuk keluarga miskin dan terdampak, tapi kenyataan ada mereka yang rumahnya akan roboh dan berlantaikan tanah tidak terakomodir,” ungkapnya lagi.

Hal senadapun dikatakan Agustina Sebu, yang menjelaskan kekecewaanya atas ketidak transparan Hukum tuannya. “Kan kalau penerima bantuan setau saya rumah penerima ditempelkan stiker Keluarga Kurang Mampu (KKM), ini tidak,” ujar Agustina

Bahkan dikatakannya saat penentuan nama penerima tidak dimusyawarakan. “Tidak ada musyawara dan tokoh masyarakat tidak mengetahui,” katanya lagi.

Sementara saat dikonfirmasi terkait keluhan tersebut, Hukum tua Hukum Tua Koha Timur Adejonas Jons Rorie SE, menepis laporan itu.

“Siapa bilang tidak di tampal, nama-nama penerima diumumkan dan di tampal, makanya kepada masyarakat kalau ada yang ingin bertanya silahkan datang bertanya ke Pemerintah Desa,” kata Rori.

Kumtua pun menantang warga jika memang terbukti silahkan dilaporkan ke Pihak Kepolisian.

“Kalu memang seperti itu silahkan lapor ke pihak Kepolisian, kalau nama-nama tidak ditampal, silahkan lapor ke kepolisian,” tegasnya.

Disisi lain Kepala Dinas PMD Minahasa Jeffry Tangkulung SH MAP saat dimintai tanggapan menyampaikan jika hari ini pihaknya akan turun langsung ke Desa Koha Timur.

“Kami akan memeriksa dulu terkait kebenaran laporan tersebut. Rencana tadi (kemarin, red) saya dan pak Asisten satu akan kesana. Tapi ada rapat jadi belum sempat. Jadi mungkin besok (hari ini, red) kami akan turun mengecek,” kuncinya.(cw-01/rgm)

-

Artikel Terbaru

Cek Data Pemilih, Kowaas: Nomor Bebas Pulsa

Pendataan pemilih menjadi hal krusial demi suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Jika Ada Kecurangan Pilkada, Soputan: Lapor di Aplikasi Gowaslu

Peran teknologi informasi turut mendukung pelaksanaan penyelenggaraan Pilkada.

OD Minta Kepala Daerah Sosialisasikan Gerakan Kibar Serentak Merah Putih

Gerakan Kibar Serentak Merah Putih oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) yang dimulai sejak 1-31 Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-75 masih belum tersosialisasi dengan baik.

Airmadidi Banjir Bantuan SGR-PDM

Kepedulian Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan Petrus Defni Macarau (PDM) untuk warga Minahasa Utara (Minut) tak hanya isapan jempol semata. Mengawali bulan kemerdekaan, SGR dan PDM terus turun langsung membagikan bantuan untuk warga yang membutuhkan.

MEP Nahkodai Golkar Minsel

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Minsel resmi memiliki nahkoda baru. Seperti diketahui dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar ke-IV, yang digelar pada Senin (3/8) kemarin, bertempat di Hotel Sutanraja Amurang, dr Michaela Elsiana Paruntu MARS atau yang akrab disapa MEP, resmi menahkodai Golkar Minsel.