29.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Suami Istri Penjual LPG Ilegal Diamankan

MANADOPOST.ID–Merespon keluhan warga dimana ada laporan mafia gas elpiji tiga kilogram di Tondano, tim Polres Minahasa melakukan penelusuran.

Alhasil, Buser Polres Minahasa berhasil mengamankan dua penjual tabung Elpiji ukuran tiga kilogram yang melakukan penjualan tanpa ijin.

Dibeberkan Kasubag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu, kedua pelaku merupakan pasangan suami istri yakni AW alias Frits (47) dan RA alias Ritha (51) warga Kelurahan Tataaran Dua, Kecamatan Tondano Selatan.

“Saat dua personel buser sedang melakukan patroli rutin, mereka mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada yang menjual elpiji 3 kilogram di Kelurahan Tataaran Patar. Kemudian mereka langsung bergerak ke lokasi yang disampaikan masyarakat, ternyata benar mereka mendapati kedua pelaku sedang menjual Elpiji subsidi itu dengan menggunakan mobil Cayla DB 1365 BP,” ungkap Pelengkahu, Kamis (13/8).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia menambahkan, kedua pelaku menjual tabung subsidi tersebut secara ilegal ke sejumlah rumah makan.

“Setelah diperiksa, keduanya tak bisa menunjukan ijin berjualan. Sehingga polisi langsung membawa keduanya ke Mapolres. Selain itu juga diamankan 58 tabung gas Elpiji 3 Kilogram dari tangan kedua pelaku,” pungkas Pelengkahu.(cw-01/rgm)

MANADOPOST.ID–Merespon keluhan warga dimana ada laporan mafia gas elpiji tiga kilogram di Tondano, tim Polres Minahasa melakukan penelusuran.

Alhasil, Buser Polres Minahasa berhasil mengamankan dua penjual tabung Elpiji ukuran tiga kilogram yang melakukan penjualan tanpa ijin.

Dibeberkan Kasubag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu, kedua pelaku merupakan pasangan suami istri yakni AW alias Frits (47) dan RA alias Ritha (51) warga Kelurahan Tataaran Dua, Kecamatan Tondano Selatan.

“Saat dua personel buser sedang melakukan patroli rutin, mereka mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada yang menjual elpiji 3 kilogram di Kelurahan Tataaran Patar. Kemudian mereka langsung bergerak ke lokasi yang disampaikan masyarakat, ternyata benar mereka mendapati kedua pelaku sedang menjual Elpiji subsidi itu dengan menggunakan mobil Cayla DB 1365 BP,” ungkap Pelengkahu, Kamis (13/8).

Dia menambahkan, kedua pelaku menjual tabung subsidi tersebut secara ilegal ke sejumlah rumah makan.

“Setelah diperiksa, keduanya tak bisa menunjukan ijin berjualan. Sehingga polisi langsung membawa keduanya ke Mapolres. Selain itu juga diamankan 58 tabung gas Elpiji 3 Kilogram dari tangan kedua pelaku,” pungkas Pelengkahu.(cw-01/rgm)

Most Read

Artikel Terbaru

/