27.4 C
Manado
Rabu, 29 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tak Isolasi Mandiri, Pelaku Perjalanan di Minahasa Bakal Masuk Polsek

- Advertisement -

MANADOPOST.ID–Warning buat pelaku perjalanan. Baik yang baru pulang dari luar negeri maupun dari luar daerah. Pemkab Minahasa akan bertindak tegas bagi warga yang cuek terkait anjuran agar melakukan isolasi mandiri di rumah sekembali dari perjalanan luar wilayah.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Minahasa Royke Roring, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala. “Kita kali ini tidak akan kompromi dengan mereka yang tidak mematuhi imbauan yang telah berulang kali disampaikan, mereka yang kedapatan melanggar akan diisolasi di Polsek,” tegasnya, beberapa waktu lalu saat diwawancarai.

Dikatakan Mangala, langkah ini telah dikoordinasikan dengan Polres Minahasa, demi kebaikan seluruh warga Minahasa, utamanya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Semua pendatang yang berkunjung di Minahasa, harus menunjukan kartu kewaspadaan Covid-19 dan wajib diperiksa suhu badannya. Menurut Mangala, prosedurnya melalui Puskesmas. Misalnya yang akan melakukan perjalanan, untuk memperoleh kartu harus pergi Ke Puskesmas.

- Advertisement -

“Sebelum dibagikan, Hukum Tua Desa setempat akan melakukan koordinasi kepada Puskesmas. Kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan dan setelah itu dibagikan kartunya,” tandas Mangala, sembari mengatakan bukan berarti yang mengantongi kartu tersebut bebas dari Covid-19, hanya diberikan ketika melalui pemeriksaan saat itu.

Terpisah, terkait kabar warga tak ber-KTP Minahasa dilarang masuk oleh petugas ke daerah ini, mendapat respon dari Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang.

Kapolres menegaskan, tidak ada perintah terhadap polisi yang berjaga di pos perbatasan untuk melarang orang berKTP luar masuk ke wilayah Minahasa.

“Tidak ada perintah seperti itu. Yang ada hanyalah orang yang masuk ke wilayah kita, wajib dilakukan pengukuran suhu tubuh saja, bukan melarang orang ber-KTP luar masuk ke wilayah kita,” tegasnya.

Situmorang meminta, bagi para pelintas jika mendapat perlakuan seperti itu untuk mencatat nama petugas yang melakukan pelarangan, untuk dilakukan sanksi disiplin.

“Kepada petugas di posko, saya imbau agar mengikuti standar operasional prosedur (SOP), dan jangan mengambil keputusan tanpa perintah pimpinan,” tandasnya.(mega)

MANADOPOST.ID–Warning buat pelaku perjalanan. Baik yang baru pulang dari luar negeri maupun dari luar daerah. Pemkab Minahasa akan bertindak tegas bagi warga yang cuek terkait anjuran agar melakukan isolasi mandiri di rumah sekembali dari perjalanan luar wilayah.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Minahasa Royke Roring, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala. “Kita kali ini tidak akan kompromi dengan mereka yang tidak mematuhi imbauan yang telah berulang kali disampaikan, mereka yang kedapatan melanggar akan diisolasi di Polsek,” tegasnya, beberapa waktu lalu saat diwawancarai.

Dikatakan Mangala, langkah ini telah dikoordinasikan dengan Polres Minahasa, demi kebaikan seluruh warga Minahasa, utamanya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Semua pendatang yang berkunjung di Minahasa, harus menunjukan kartu kewaspadaan Covid-19 dan wajib diperiksa suhu badannya. Menurut Mangala, prosedurnya melalui Puskesmas. Misalnya yang akan melakukan perjalanan, untuk memperoleh kartu harus pergi Ke Puskesmas.

“Sebelum dibagikan, Hukum Tua Desa setempat akan melakukan koordinasi kepada Puskesmas. Kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan dan setelah itu dibagikan kartunya,” tandas Mangala, sembari mengatakan bukan berarti yang mengantongi kartu tersebut bebas dari Covid-19, hanya diberikan ketika melalui pemeriksaan saat itu.

Terpisah, terkait kabar warga tak ber-KTP Minahasa dilarang masuk oleh petugas ke daerah ini, mendapat respon dari Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang.

Kapolres menegaskan, tidak ada perintah terhadap polisi yang berjaga di pos perbatasan untuk melarang orang berKTP luar masuk ke wilayah Minahasa.

“Tidak ada perintah seperti itu. Yang ada hanyalah orang yang masuk ke wilayah kita, wajib dilakukan pengukuran suhu tubuh saja, bukan melarang orang ber-KTP luar masuk ke wilayah kita,” tegasnya.

Situmorang meminta, bagi para pelintas jika mendapat perlakuan seperti itu untuk mencatat nama petugas yang melakukan pelarangan, untuk dilakukan sanksi disiplin.

“Kepada petugas di posko, saya imbau agar mengikuti standar operasional prosedur (SOP), dan jangan mengambil keputusan tanpa perintah pimpinan,” tandasnya.(mega)

Most Read

Artikel Terbaru

/