25 C
Manado
Kamis, 6 Mei 2021
spot_img

Dugaan Pembangunan Perumahan di Hutan Lindung, Warga Datangi DPRD

MANADOPOST.ID-Ketua DPRD Minahasa Glady Patricia Kandouw SE bersama sejumlah anggota Dewan diantaranya Romy Leke dan Jeffry Wakari menerima kunjungan warga Desa Sea kecamatan Pineleng.

Kedatangan warga Desa Sea di kantor Dewan ini, meminta supaya wakil raykat yang berada di gedung Manguni, sebut kantot DPRD Minahasa, agar pengembangan perumahan yang sedang beraktivitas di Desanya supaya dihentikan, karena disekitar lokasi tersebut terdapat mata air.

Menurut Sem Tumengkol koordinator warga Sea menyampaikan, kedatangan kami di gedung DPRD Minahasa ini meminta pembangunan perumahan yang dilakukan PT Bangun Minanga Lestari agar diberhentikan.

“Kami warga Sea berharap agar DPRD Minahasa bisa turun ke lokasi dan melakukan kajian kembali, terkait rencana pengembangan yang dilakukan oleh perusahan di Desanya. Sebab, hutan yang di bongkar untuk pembanguan perumahan itu, terdapat mata air dan sangat dibutuhkan masyarakat,”jelas Tumengkol.

Lanjutnya, kepada siapa lagi kami harus mengadu permasalahan ini kalau bukan di DPRD Minahasa. “Sekali lagi, kami warga Desa Sea bermohon supaya ada perhatian dari Dewan Minahasa terkait masalah yang dihadapi ini. Apalagi, menyangkut kebutuhan hidup orang banyak, karena jika tidak ada air semua orang akan menderita,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw mengatakan bahwa Dewan Minahasa siap mengawal aspirasi masyarat Desa Sea tersebut. “Dalam waktu dekat ini, kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait. Supaya masalah pengembangan perumahan yang dilakukan oleh PT Bangun Minanga Lestari di Desa Sea ada jalan keluarnya,”ungkap Glady.

Ditambahkan Ketua DPRD Minahasa, berdasarkan bukti-bukti otentik yang kami terima dari masyarakat Desa Sea, tempat pembangunan perumahan itu terdapat mata air. Dan, ternyata dilokasi tempat mereka membangun itu termasuk hutan lindung.

“Nah, berdasarkan bukti-bukti yang disampaikan masyarakat Desa Sea dan berdasarkan pengamatan kami ternyata dilokasi itu terdapat mata air kemudian hutan yang dibongkar tersebut merupakan hutan lindung. Jadi, dugaan kami pembangunan yang dikakukan perusahan tersebut tidak tepat sasaran. Untuk itu, sebagai wakil rakyat akan kawal aspirasi masyarakat ini sampai tuntas,” tegasnya.(Lerby/Grand)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru