alexametrics
25.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

1.238 Pedagang di Pasar Tradisional Minahasa Mulai Di-rapid Test

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten Minahasa (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mulai melakukan rapid test massal terhadap pedagang yang ada di pasar-pasar tradisional.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Minahasa. Terpantau, Senin (15/6), Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan darah terhadap para pedagang yang ada di Pasar Tondano.

Rapid test diketahui merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus corona.

Menurut petugas kesehatan di lapangan, rapid test di sini sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus corona atau Covid-19.

“Tujuan pemeriksaan massal terhadap pedagang dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar-pasar tradisional,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Minahasa dr Maya Rambitan.

Dirinya mengungkapkan, rencananya seluruh pedagang yang ada di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Minahasa akan di-rapid test. “Esok (hari ini) dan seterusnya kita akkan sasar pasar-pasar di Minahasa untuk melakukan rapid test,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Debby Bukara menyebut total keseluruhan pedagang di Minahasa ada 1.238. “Yang paling banyak di Pasar Tondano dan Langowan,” sebutnya.

Ditambahkannya, para pedagang diminta untuk tetap mematuhi aturan yang dibuat pemerintah. “Saya harap jangan ada yang menghindar dari test rapid ini. Karena hal tersebut dilakukan pemerintah untuk kepentingan kita bersama,” tutupnya.(mega)

MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten Minahasa (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mulai melakukan rapid test massal terhadap pedagang yang ada di pasar-pasar tradisional.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Minahasa. Terpantau, Senin (15/6), Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan darah terhadap para pedagang yang ada di Pasar Tondano.

Rapid test diketahui merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus corona.

Menurut petugas kesehatan di lapangan, rapid test di sini sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus corona atau Covid-19.

“Tujuan pemeriksaan massal terhadap pedagang dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar-pasar tradisional,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Minahasa dr Maya Rambitan.

Dirinya mengungkapkan, rencananya seluruh pedagang yang ada di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Minahasa akan di-rapid test. “Esok (hari ini) dan seterusnya kita akkan sasar pasar-pasar di Minahasa untuk melakukan rapid test,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Debby Bukara menyebut total keseluruhan pedagang di Minahasa ada 1.238. “Yang paling banyak di Pasar Tondano dan Langowan,” sebutnya.

Ditambahkannya, para pedagang diminta untuk tetap mematuhi aturan yang dibuat pemerintah. “Saya harap jangan ada yang menghindar dari test rapid ini. Karena hal tersebut dilakukan pemerintah untuk kepentingan kita bersama,” tutupnya.(mega)

Most Read

Artikel Terbaru

/