alexametrics
25.4 C
Manado
Selasa, 17 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

OD Janjikan Pupuk dan Benih

MANADOPOST.ID—Ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 dianggap jadi persoalan serius saat ini. Hal tersebut pun memantik respon Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD). Berbagai upaya pun digencarkan. Alhasil, gerakan sentuh tanah pun dicetus.

Ajakan itu mencuat dalam acara pencanangan gerakan olah tanah dan penanaman padi massal masa tanam kedua Tahun 2020, di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa, Rabu (17/20).

“Ketahanan pangan merupakan faktor penting ketika menghadapi situasi Covid-19 seperti saat ini. Masyarakat kita dorong untuk melakukan penanaman. Pasti Pemprov akan bantu bibit dan pupuk,” ujar Gubernur OD usai melakukan penanaman padi ladang.

Sementara itu, Bupati Minahasa Royke Roring melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Minahasa Ir Wenny Talumewo mengatakan, Pemerintah Minahasa mendukung penuh kebijakan gubernur dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Bumi Nyiur Melambai.

“Pemkab Minahasa melalui Bupati dan Wakil Bupati juga melihat hal yang sama, dimana ketahanan pangan menjadi hal penting, karena salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” ucap Talumewo.

Untuk itu pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemprov Sulut untuk menyukseskan program pro rakyat ini. “Pemkab akan segera berkoordinasi dengan Pemprov. mudah-mudahan dalam waktu dekat akan mendapat bantuan benih,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Yeiitij Roring SP menambahkan di Desa Touliang dan sekitarnya terdapat ratusan hektar lahan produktif yang bisa digunakan sebagai lahan pertanian.

“Khusus untuk Desa Touliang, Kakas, terdapat lahan produktif seluas 200 hektar yang bisa digunakan sebagai lahan pertanian khususnya padi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya juga mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan dan mengolah lahan. “Jangan malu jadi petani. Manfaatkan lahan yang ada,” ajaknya. Pada kesempatan itu, Gubernur ikut menjajal mobil tractor, membajak serta menanam padi.(mega)

MANADOPOST.ID—Ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 dianggap jadi persoalan serius saat ini. Hal tersebut pun memantik respon Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD). Berbagai upaya pun digencarkan. Alhasil, gerakan sentuh tanah pun dicetus.

Ajakan itu mencuat dalam acara pencanangan gerakan olah tanah dan penanaman padi massal masa tanam kedua Tahun 2020, di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa, Rabu (17/20).

“Ketahanan pangan merupakan faktor penting ketika menghadapi situasi Covid-19 seperti saat ini. Masyarakat kita dorong untuk melakukan penanaman. Pasti Pemprov akan bantu bibit dan pupuk,” ujar Gubernur OD usai melakukan penanaman padi ladang.

Sementara itu, Bupati Minahasa Royke Roring melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Minahasa Ir Wenny Talumewo mengatakan, Pemerintah Minahasa mendukung penuh kebijakan gubernur dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Bumi Nyiur Melambai.

“Pemkab Minahasa melalui Bupati dan Wakil Bupati juga melihat hal yang sama, dimana ketahanan pangan menjadi hal penting, karena salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” ucap Talumewo.

Untuk itu pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemprov Sulut untuk menyukseskan program pro rakyat ini. “Pemkab akan segera berkoordinasi dengan Pemprov. mudah-mudahan dalam waktu dekat akan mendapat bantuan benih,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Yeiitij Roring SP menambahkan di Desa Touliang dan sekitarnya terdapat ratusan hektar lahan produktif yang bisa digunakan sebagai lahan pertanian.

“Khusus untuk Desa Touliang, Kakas, terdapat lahan produktif seluas 200 hektar yang bisa digunakan sebagai lahan pertanian khususnya padi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya juga mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan dan mengolah lahan. “Jangan malu jadi petani. Manfaatkan lahan yang ada,” ajaknya. Pada kesempatan itu, Gubernur ikut menjajal mobil tractor, membajak serta menanam padi.(mega)

Most Read

Artikel Terbaru

/