28 C
Manado
Rabu, 2 Desember 2020

Minahasa Kekurangan Pengrajin

MANADOPOST.ID–Ketua Tim Penggerak PPK Kabupaten Minahasa Fenny Roring-Lumanauw, membuka pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) Industri Kecil Menengah (IKM) Kerajinan Dekranasda Tahun 2020, di Art For Jesus (AFJ) Gallery Desa Kembuan Satu, Kecamatan Tondano Utara, Selasa (17/11).

Lumanauw yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Minahasa, dalam sambutannya mengatakan, Dekranasda pada dasarnya adalah lembaga independent yang bermitra dengan pemerintah daerah, dalam membina dan mengembangkan kerajinan yang berbasis pada budaya bangsa dan daerah.

“Kita bertujuan menggali, mengembangkan dan melestarikan warisan budaya, serta membina penemuan dan penggunaan teknologi baru untuk meningkatkan kualitas dalam rangka memperkokoh jati diri dan budaya masyarakat Minahasa,” jelasnya.

Selain itu, dengan kegiatan seperti ini, tambah Lumanauw, hendak menanamkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya seni kerajinan bagi kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya untuk meningkatkan martabat masyarakat Minahasa.

“Kita membantu Pemkab Minahasa merumuskan kebijaksanaan di bidang industri kerajinan dan peningkatan SDM, memperluas pangsa pasar hasil kerajinan. Tentunya dengan mengikuti pameran dalam rangka perluasan pasar di dalam maupun luar negeri.

Bimtek hari ini merupakan bagian penting untuk mencapai tujuan yang diharapkan bersama. Kegiatan ini harus berdampak besar bagi pengrajin untuk meningkatkan kreatifitas, inovasi dan kualitas produk kerajinan,” tukasnya.

Terpisah, Instruktur Kerajinan Tangan yang juga pemilik AFJ Gallery Steny Kuron mengatakan, Minahasa saat ini masih sangat kekurangan pengrajin kerajinan tangan.

“Sehingga sebetulnya sumber penghasilan yang bisa sangat menjanjikan dari sektor ini tak terolah dengan baik. Padahal, banyak bahan baku di sekitar kita yang bisa bermanfaat menghasilkan bagi ekonomi keluarga.

Contohnya kerajinan dari sabut dan tempurung kelapa, yang dibuat menjadi berbagai macam kerajinan. Kalau kerajinan ini dijadika souvenir bisa dihargai Rp150 sampai Rp200 ribu,” sebutnya.(cw-01/rgm)

-

Artikel Terbaru

Menuju 40 Persen Mor-HJP Peluang Besar Pimpin Manado

Pasangan Calon Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan  Bastiaan dan Wakil Wali Kota Manado Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) kans menang di Pilwako Manado, 9 Desember.

Tiga Nelayan Hilang Akhirnya Ditemukan, Bertahan dengan Layar Manual

Tiga nelayan, yakni Abdul Gani Lamusu (49) warga Desa Pinolosian Selatan (Pinsel), Ferdi Lamusu (15) warga Pinsel dan Feldi Potabuga (39) warga Desa Nunuk, Kecamatan Pinolosian, akhirnya ditemukan di perairan Kabupaten Boltim.

Pegadian Kanwil Manado Serahkan 4.200 Paket Bantuan Pangan

Selasa hingga Rabu tadi, Pegadaian Kanwil V Manado kembali menyalurkan paket bantuan pangan, melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) bagi nasabah dan masyarakat.

Tatong Warning ASN Terkait Politik Praktis

Jelang Pilkada 9 Desember mendatang, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara me-warning kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu agar tidak terlibat politik praktis.

Kelangkaan LPG Jelang Nataru Diatensi Pemkab Minahasa

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, LPG subsidi 3 kilogram sering langka jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu Pemkab Minahasa berupaya melakukan upaya antisipasi menjaga kelangkaan LPG subsidi pemerintah tersebut.