alexametrics
28.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Diduga Gara-gara Ucapan, Pinggang Warga Bocor Kena Tikaman

MANADOPOST.ID—Desa Ranomerut Kecamatan Eris digemparkan dengan kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam), Senin (22/6) pukul 01.30 dini hari.

Kasus penganiayaan ini diduga dipicu karena ketersinggungan kalimat kasar yang dilontarkan korban Raivel alias RR (28) terhadap tersangka Billy alias BS (20). Kata-kata yang keluar dari mulut korban membuat tersangka tersinggung dan langsung menegur korban.

Namun, teguran tersangka tidak diterima baik. Sehingga pukul 01.00 korban mendatangi tersangka di rumahnya dan memanggilnya. Tersangka yang ada dalam rumah pun keluar lewat pintu belakang rumahnya dan membawa sajam jenis pisau.

Kemudian menemui korban di jalan, saat itu juga terjadi penikaman sebanyak satu kali kepada korban RR yang mengenai pinggang kanan.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, melalui Kasubag Humas Polres AKP Ferdy Palengkahu, membenarkan kasus penganiayaan di Desa Ranomerut.

“Tersangka BS sudah diamankan di ruang tahanan Polsek Eris. Sedangkan korban RR masih di rumah, karena menolak untuk dirawat di RSUD Sam Ratulangi Tondano. Alasannya, takut terjangkit virus corona,” tandas Palengkahu.(cw-01/gnr)

MANADOPOST.ID—Desa Ranomerut Kecamatan Eris digemparkan dengan kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam), Senin (22/6) pukul 01.30 dini hari.

Kasus penganiayaan ini diduga dipicu karena ketersinggungan kalimat kasar yang dilontarkan korban Raivel alias RR (28) terhadap tersangka Billy alias BS (20). Kata-kata yang keluar dari mulut korban membuat tersangka tersinggung dan langsung menegur korban.

Namun, teguran tersangka tidak diterima baik. Sehingga pukul 01.00 korban mendatangi tersangka di rumahnya dan memanggilnya. Tersangka yang ada dalam rumah pun keluar lewat pintu belakang rumahnya dan membawa sajam jenis pisau.

Kemudian menemui korban di jalan, saat itu juga terjadi penikaman sebanyak satu kali kepada korban RR yang mengenai pinggang kanan.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, melalui Kasubag Humas Polres AKP Ferdy Palengkahu, membenarkan kasus penganiayaan di Desa Ranomerut.

“Tersangka BS sudah diamankan di ruang tahanan Polsek Eris. Sedangkan korban RR masih di rumah, karena menolak untuk dirawat di RSUD Sam Ratulangi Tondano. Alasannya, takut terjangkit virus corona,” tandas Palengkahu.(cw-01/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/