22.4 C
Manado
Rabu, 23 Juni 2021
spot_img

Siap Ikuti Sistem ETLE, Empat Titik Disiapkan

MANADOPOST.ID–Meski tidak masuk dalam wilayah yang ikut dalam pelaksanaan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dilaunching Selasa kemarin, namun Polres Minahasa telah menyiapkan empat titik di wilayah Tondano untuk penerapan program tersebut.

“Mudah – mudahan Minahasa akan masuk tahap berikut dalam waktu dekat ini, karena masih butuh pembenahan dan penyiapan infrastruktur penunjang guna pelaksanaan tilang elektronik,” kata Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey SIK ketika dimintai keteranganya.

Namun dikatakan Kapolres jika kini pihaknya sudah menyiapkan empat titik yang akan diberlakukan tilang Elektronik di wilayah Polres Minahasa nanti.

Keempat titik itu semuanya berada di Tondano, yakni di sekitaran pertigaan Tataaran, perempatan Boulevard, sekitar Pasar dan perempatan dekat kantor Pengadilan Negeri. “Empat titik itu sudah kami koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten dalam hal ini instansi terkait guna proeses persiapan,” tambahnya.

Kapolres pun mengatakan jika pihaknya tetap akan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat kalau nanti penerapan tilang elektronik di Tondano segera diberlakukan. Termasuk bagaimana dengan kendaraan yang bukan nama sesuai pengguna saat karena menjadi pemilik kedua atau ketiga.

Lanjutnya, sistem tilang secara manual oleh petugas kepolisian masih akan tetap dilaksanakan. Namun proses pelaksanaan tilang manual berdasarkan petujunjuk pimpinan Polri bahwa tidak boleh ada lagi penyalahgunaan wewenang dari petugas di lapangan.

Terpisah, Kepala UPTD Samsat Tondano Christian Mingkid SSos, mengakui jika kendala saat melakukan e-tilang apabila pelanggar bukan pemilik kendaraan sebenarnya. Apalagi jika pemilik adalah tangan kedua, atau pembeli yang sering menyebut second.

“Saat ini masih banyak para pemilik kendaraan yang ternyata belum melakukan balik nama. Oleh sebab itu kami mengimbau masyarakat agar ketika kena tilang tidak bermasalah, segera melakukan balik nama kendaraan,” kata Mingkid di kantornya.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat kemungkinan penerapan segera dimulai dengan melakukan hunting. Yakni sweaping berjalan. Anggota akan berkeliling menggunakan camera sistem deteksi online, mengecek kendaraan yang belum membayar pajak.

“Segera balik nama kendaraan anda agar ketika ditemui adanya pelanggaran dan dilakukan tilang elektronik, tidak akan bermasalah. Alangkah baiknya kendaran kita adalah nama kita sendiri,” kuncinya.(cw-01/gnr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru