30C
Manado
Kamis, 15 April 2021

Angka Kasus Covid-19 Turun, Vaksinasi Disebut Sukses

MANADOPOST.ID–Terpaan pandemi Covid-19 masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Meski begitu pemerintah tetap berusaha mengatasi dengan berbagai cara termasuk menekan jumlah angka bertambahnya kasus baru.

Di Kabupaten Minahasa sendiri terjadi penurunan kasus. Meski begitu, saat ini tercatat sebanyak 30 kasus aktif. Menurut juru bicara penanganan kasus Covid-19 dr Maxi Umboh, yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian penyakit (P2P) Dinkes Minahasa, jumlah kasus ini sudah sangat menurun. Data yang diterima pada Selasa (22/2) lalu, hanya terdapat satu kasus yang terkonfirmasi.

Untuk total akumulasi dari tahun awal merebaknya Covid-19 di tahun 2020 lalu hingga saat ini tercatat sebanyak 1817 kasus yang terkonfirmasi. Untuk yang sembuh sebanyak 1708 kasus, sedangkan untuk yang meninggal berjumlah 79 kasus, dan untuk kasus aktif yang tersisa berjumlah 30 kasus.

Meski demikian dari pemerintah terlebih khusus Dinas Kesehatan selalu mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari.

Maxi juga mengatakan untuk proses vaksinasi saat ini masih dalam proses pendataan, dan untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 81 persen. “Untuk proses vaksinasi saat ini masih dalam proses pendataan, dan untuk para nakes atau tenaga kesehatan yang divaksin sudah mencapai 81 persen,” katanya.

Dia juga menambahkan terkait vaksin yang nantinya akan disuntikkan sudah terjamin aman, dan tidak ada gejala-gejala yang aneh dan ganjil. “Sampai saat ini tidak ada kasus KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi bagi yang sudah divaksin, dan juga tidak ada sesuatu yang ganjil terjadi pasca vaksinasi kepada orang yang bersangkutan dan vaksin ini aman,” tukasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Minahasa dr Maya Rambitan menyebutkan, proses vaksinasi ini terus digenjot oleh pemerintah. Karena merupakan cara utama agar setiap warga bisa terhindar dari Covid-19. Disamping itu proses vaksinasi ini juga merupakan bentuk komitmen dari pemerintah dalam hal menangani pandemi ini dan telah dibuktikan dengan angka kasus yang menurun.

“Untuk vaksin kedua ini sudah hampir sembilan puluh persen namun dengan adanya edaran terbaru ini, yang sebelumnya tidak masuk dalam kriteria saat ini telah masuk dalam kriteria dan kemungkinan akan selesai di minggu ini,” ujarnya.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman dan tidak menimbulkan gejala-gejala yang berat pada penerima vaksin serta sudah disuntikkan kepada kepala dinas, bupati dan wakil bupati dan beberapa pejabat eselon II.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang pertama, kami sudah divaksinasi baik pak bupati dan wakil bupati bersama kepala dinas dan beberapa pejabat eselon II yang sudah divaksin. Setelah vaksinasi ini, tidak ada gejala-gejala berat yang ditimbulkan oleh vaksin dan pada intinya vaksin ini aman,” tandasnya.(cw-01/gnr)

Artikel Terbaru