27C
Manado
Rabu, 27 Januari 2021

Kepolisian Warning Penggunaan Dandes

MANADOPOST.ID–Persoalan di desa perihal penggunaan Dana Desa tidak ada habisnya. Pasalnya, masih banyak laporan perihal penyalahgunaan dana desa terus berlabuh di meja aparat penegak hukum.

Untuk itu, upaya pencegahan sebagai tindakan preventif gencar dilakukan. Baru-baru ini Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey melalui Kasubag Humas AKP Ferdi Pelengkahu terus mengingatkan pemerintah desa dan masyarakat dalam pencegahan penyelewengan dana desa di Kecamatan Eris.

Pelengkahu dalam pemaparannya menekankan untuk pemdes jangan pernah lakukan pekerjaan yang fiktif.

“Supaya pemdes tidak salah langkah, satu saja arahan dari saya. Kalau ada pekerjaan apa saja di desa yang dilaporkan ke masyarakat, itu semua harus dikerjakan, kalau tidak ada pekerjaan dilaporkan berarti tidak dikerjakan. Se simpel itu saja,” katanya, Rabu (25/11).

“Kalau pekerjaan kurang masih bisa diperbaiki, tapi kalau pekerjaannya fiktif pasti akan berurusan dengan hulum. Penjara menanti,” tegasnya.

Begitu juga pekerjaan, menurutnya harus sesuai dengan dengan RAB. “Jangan dikurangi jangan ditambah. Laporkan sesuai dengan progres pekerjaan di lapangan. Jangan pekerjaan masih 50 persen dilaporkan sudah 100 persen. Kalau begitu pemdes sudah dipastikan masuk berapa pasal selain Tipikor, juga KUHP dengan memyampaikan keterangan palsu,” tukasnya.

Terpisah, Hukum Tua Desa Watumea Vanne Sepang mengatakan, sosialisasi tersebut sangat membantu pemdes untuk menjalankan tugas pembangunan dengan terarah.

“Sosialisasi ini penting untuk dapat mengingatkan kami pemerintah desa agar penggunaan dana desa bisa lebih terarah. Selain itu juga mengingatkan kami pemdes untuk mengerjakan pembangunan di desa yang bersumber dari Dandes bisa sesuai regulasi yang berlaku supaya kami juga tidak tersandung dengan hukum,” pungkasnya.(rgm)

Artikel Terbaru