alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pemkab ‘Segel’ Lahan Perkebunan Rombe

MANADOPOST.ID—Lahan perkebunan Rombe yang ada di Marawas dan Kampung Jawa, Kamis (25/6) kemarin, dipasang plang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa.

Plang bertuliskan “Pengumuman Larangan Melakukan Kegiatan Apapun di wilayah Ini Tanpa Izin dan Apabila Ada yang Melanggar Akan Diproses Hukum Sesuai Ketentuan yang Berlaku.” Itu dipasang Pemkab yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala, bersama Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, juga Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo.

“Pemerintah dan forkopimda ada progres terkait masalah lahan perkebunanan ini, makanya menindak lanjuti kesepakatan kita beberapa waktu lalu, kini kita pasang plang di area perkebunan ini,” kata Mangala.

Dikatakannya, pemasangan plang larangan beraktivitas itu bukan sekadar seremoni. Namun merupakan komitmen Bersama. “Menjaga wilayah ini merupakan kesepakan kita sambil menunggu penyelesaian persoalan ini bisa tuntas,apalagi ini dalam status quo. Jadi belum ada aktivitas apapun di wilayah perkebunan,” Jelasnya.

Lebih lanjut kata Mangala, apa yang disepakati kiranya dihormati sambil menunggu titik temu permasalahannya. “Apa yang disepakati saat ini dapat dihargai dan dihormati. Yakin permasalah ini ada titik temu. Kita berupaya dengan target waktu yang ditetapkan dalam penyelesaian masalah ini, mudah-mudahan bisa selesai,” terangnya lagi. “Percayakan masalah ini kepada pemerintah dan aparat, Yakin saja atas perkenanan Tuhan ini cepat selesai,” pungkasnya.

Langkah Pemkab dan Forkopimda memasang plang di area perkebunan tersebut, akibat perselisian yang terjadi beberapa pekan lalu dan sempat menelan korban jiwa.(cw-01/gnr)

MANADOPOST.ID—Lahan perkebunan Rombe yang ada di Marawas dan Kampung Jawa, Kamis (25/6) kemarin, dipasang plang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa.

Plang bertuliskan “Pengumuman Larangan Melakukan Kegiatan Apapun di wilayah Ini Tanpa Izin dan Apabila Ada yang Melanggar Akan Diproses Hukum Sesuai Ketentuan yang Berlaku.” Itu dipasang Pemkab yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala, bersama Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, juga Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo.

“Pemerintah dan forkopimda ada progres terkait masalah lahan perkebunanan ini, makanya menindak lanjuti kesepakatan kita beberapa waktu lalu, kini kita pasang plang di area perkebunan ini,” kata Mangala.

Dikatakannya, pemasangan plang larangan beraktivitas itu bukan sekadar seremoni. Namun merupakan komitmen Bersama. “Menjaga wilayah ini merupakan kesepakan kita sambil menunggu penyelesaian persoalan ini bisa tuntas,apalagi ini dalam status quo. Jadi belum ada aktivitas apapun di wilayah perkebunan,” Jelasnya.

Lebih lanjut kata Mangala, apa yang disepakati kiranya dihormati sambil menunggu titik temu permasalahannya. “Apa yang disepakati saat ini dapat dihargai dan dihormati. Yakin permasalah ini ada titik temu. Kita berupaya dengan target waktu yang ditetapkan dalam penyelesaian masalah ini, mudah-mudahan bisa selesai,” terangnya lagi. “Percayakan masalah ini kepada pemerintah dan aparat, Yakin saja atas perkenanan Tuhan ini cepat selesai,” pungkasnya.

Langkah Pemkab dan Forkopimda memasang plang di area perkebunan tersebut, akibat perselisian yang terjadi beberapa pekan lalu dan sempat menelan korban jiwa.(cw-01/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/