24 C
Manado
Kamis, 26 November 2020

42.594 Warga Minahasa Terancam Tak Terlayani JKN-KIS

MANADOPOST.ID–Jaminan kesehatan bagi 42.594 masyarakat Minahasa nampaknya terancam diputuskan di tahun 2021 mendatang. Pasalnya, Pemkab Minahasa sampai saat ini belum melunasi iuran BPJS Kesehatan bagi peserta yang dicover pemerintah daerah.

Informasi yang diterima, saat ini Pemkab Minahasa baru melunasi iuran BPJS Kesehatan sampai Bulan Maret. Sehingga sampai bulan Oktober ini, piutang iuran BPJS Kesehatan mencapai total 10 Miliar.

Saat dikonfirmasi, pihak BPJS Kesehatan Cabang Minahasa membenarkan terkait piutang iuran Pemkab Minahasa tersebut. “Saat ini memang ada kendala untuk kabupaten Minahasa terkait iuran yang sampai saat ini baru sampai bulan Maret yang dilunasi,” ungkap Kacab BPJS Kesehatan Minahasa Erfan Chandra Nugraha saat diwawancarai, Jumat pekan lalu.

Dijelaskannya, sesuai ketentuan Perjanjian Kerjasama (PKS), semua segmen peserta JKN-KIS wajib membayarkan iuran setiap awal bulan. “Semua segmen, baik peserta mandiri, perusahaan, PNS dan tanggungan pemerintah daerah itu setiap tanggal 10 per bulan wajib bayar iuran. Ketika memang terjadi tunggakan, kami dari BPJS Kesehatan setiap bulan selalu mengingatkan,” jelasnya.

Erfan juga menegaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya penagihan ke pemerintah kabupaten. “Kami terus melakukan koordinasi untuk mengingatkan pemkab minahasa terkait iuran tersebut. Baru-baru ini kita lakukan pertemuan dan juga turut membahas ini. Karena sesuai dengan PMK nomor 78 tahun 2020, ketika ada penunggakan iuran dan lebih dari enam bulan, maka akan ada pemotongan DAU oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan,” katanya.

Namun, konsekuensi terburuk yang bisa terjadi ketika pemkab belum membayarkan iuran yaitu 42 ribu warga yang dicover JKN-KIS pemerintah kabupaten, tahun depan akan dilakukan pemutusan kerjasama.

“Kemungkinan terburuknya, akan di hold untuk PKSnya. Artinya dilakukan pemutusan kerjasama untuk pelayanan kesehatan JKN-KIS. Jadi bisa dikatakan 42 ribuan peserta JKN yang ditanggung pemerintah, resiko terburuknya tidak akan menerima layanan JKN-KIS,” tukasnya sembari menegaskan juga kalau pihaknya terus berupaya melakukan koordinasi dengan Pemkab Minahasa untuk mendapatkan solusi yang baik untuk kepentingan masyarakat Minahasa.

Sementara itu, pihak Pemkab Minahasa saat dikonfirmasi melalui Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala tidak menampik perihal tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang belum dibayarkan.

“Sudah lakukan pertemuan (dengan BPJS Kesehatan). Sementara dibicarakan terkait kewajiban Pemkab. Nanti akan disampaikan,” singkatnya.

Terpisah, Sekkab Minahasa Frits Muntu mengungkapkan, Pemkab Minahasa sudah ada kesepakatan dengan kepala cabang BPJS yang lama bahwa akan diselesaikan di tahun 2021. “Sesuai kesepakatan dengan kacab lama, akan diselesaikan tahun depan. Karena terkendala dengan Covid-19, banyak anggaran yang di geser ke penanganan Covid-19,” kuncinya.(cw-01/rgm)

-

Artikel Terbaru

Diego Maradona Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Diego Maradona dikabarkan meninggal dunia, Rabu (25/11). Dilansir Daily Mail, legenda sepak bola dunia itu meninggal akibat serangan jantung di usia 60 tahun.

Meghan Markle Keguguran, Pangeran Harry Menangis

Kabar mengejutkan datang dari Meghan Markle. Istri Pangeran Harry itu ternyata mengalami keguguran pada Juli 2020 lalu. Kabar itu diketahui setelah The Duchess of Sussex menuliskan curhatannya di New York Times.

Dimulai Tahun 1956, Begini Sejarah Vaksin Massal di Indonesia

MANADOPOST.ID- Vaksin bukanlah hal baru buat masyarakat Indonesia. Sudah puluhan tahun Indonesia akrab dengan vaksin. Sejarah vaksin di Indonesia secara resmi dimulai tahun 1956, ketika dilakukannya vaksinasi cacar. Pemberian vaksin ini diakui sebagai salah satu upaya pencegahan yang cukup efektif dalam upaya memerangi satu wabah penyakit.

DMR Resmi Wakil Ketua DPRD Minut

Kursi Wakil Ketua DPRD Minahasa Utara (Minut), resmi diduduki Daniel Mathew Rumumpe. DMR, sapaan akrab Rumumpe, menggantikan kakaknya Shintia Gelly Rumumpe (SGR) yang saat ini maju sebagai calon bupati Minut.

Zaman Kapolri Idham Azis, tidak Ada Anjak yang Habis Sekolah

Dalam Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri pada Rabu (25/11), Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan perihal pembinaan personel kepolisian. Ada hukuman dan penghargaan bagi anggotanya. Bahkan, seluruh personel Bhayangkara akan mendapatkan jabatan sesuai dengan kompetensi individu.