32.4 C
Manado
Minggu, 26 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Mulai Disalurkan, BST Bisa Diantar ke Penerima

- Advertisement -

MANADOPOST.ID–Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk 17.169 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Minahasa, mulai disalurkan Rabu (29/4).

Disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa Dr Denny Mangala MSi kepada Manado Post, BST masuk ke rekening masing-masing. “Melalui dua bank, yakni 608 KK melalui BRI dan 462 KK melalui BNI,” beber Mangala, kemarin.

Lanjut kata dia, untuk mekanisme pengambilan bansos tunai di rekening, telah diatur agar tidak terjadi penumpukan massa. Dikatakan Mangala, pihaknya sudah berkoordinasi dengan bank agar diantar langsung ke rumah penerima khusus yang berdomisili di luar Kota Tondano.

“Mekanisme pencairan bagi KK yang di luar Kota Tondano yang tidak ada bank di wilayahnya, akan diantarkan pihak bank ke desa yang bersangkutan langsung. Namun penyerahannya akan diatur dengan mekanisme per jaga, agar tidak terjadi penumpukan massa,” terang Mangala.

- Advertisement -

Dengan mulai disalurkannya BST kepada masyarakat, Pemkab Minahasa pun langsung memulai penempelan stiker bertuliskan ‘Keluarga Kurang Mampu’ di semua rumah penerima bantuan dari pemerintah di Kabupaten Minahasa, baik BSTunai dari Kemensos-RI, Peserta Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dan Bantuan Pangan Non Tunai.

Penempelan stiker ini dilakukan secara simbolis kemarin di Kelurahan Luaan Kecamatan Tondano Timur, yang kala itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala MSi bersama Kepala Dinas Sosial Minahasa Royke Kaloh SH, didampingi Camat Tondano Timur Telma Torar SSos, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Minahasa Maya Kainde SH MAP serta Lurah Luaan Maksie Paoki. “Bagi Kepala Keluarga penerima bantuan pemerintah, akan ditempel stiker bertuliskan ‘Keluarga Kurang Mampu’ dari Pemkab Minahasa. Semua wajib ditempeli dan hari ini (kemarin, red) sudah mulai dilakukan di wilayah Tondano,” ujar Mangala.

Menurut Mangala, penempelan stiker ini dilakukan sebagai bentuk transparansi mengenai penerima bantuan pemerintah. Lanjut kata dia, masyarakat umum silahkan memberikan laporan kepada Pemkab Minahasa, bila didapati ada yang sebenarnya tidak layak menerima namun menerima. “Kami akan evaluasi secara berkala, dan bila terbukti tidak layak menerima, maka akan dibatalkan dan digantikan dengan yang lain,” pungkasnya.(mega)

MANADOPOST.ID–Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk 17.169 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Minahasa, mulai disalurkan Rabu (29/4).

Disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa Dr Denny Mangala MSi kepada Manado Post, BST masuk ke rekening masing-masing. “Melalui dua bank, yakni 608 KK melalui BRI dan 462 KK melalui BNI,” beber Mangala, kemarin.

Lanjut kata dia, untuk mekanisme pengambilan bansos tunai di rekening, telah diatur agar tidak terjadi penumpukan massa. Dikatakan Mangala, pihaknya sudah berkoordinasi dengan bank agar diantar langsung ke rumah penerima khusus yang berdomisili di luar Kota Tondano.

“Mekanisme pencairan bagi KK yang di luar Kota Tondano yang tidak ada bank di wilayahnya, akan diantarkan pihak bank ke desa yang bersangkutan langsung. Namun penyerahannya akan diatur dengan mekanisme per jaga, agar tidak terjadi penumpukan massa,” terang Mangala.

Dengan mulai disalurkannya BST kepada masyarakat, Pemkab Minahasa pun langsung memulai penempelan stiker bertuliskan ‘Keluarga Kurang Mampu’ di semua rumah penerima bantuan dari pemerintah di Kabupaten Minahasa, baik BSTunai dari Kemensos-RI, Peserta Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dan Bantuan Pangan Non Tunai.

Penempelan stiker ini dilakukan secara simbolis kemarin di Kelurahan Luaan Kecamatan Tondano Timur, yang kala itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala MSi bersama Kepala Dinas Sosial Minahasa Royke Kaloh SH, didampingi Camat Tondano Timur Telma Torar SSos, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Minahasa Maya Kainde SH MAP serta Lurah Luaan Maksie Paoki. “Bagi Kepala Keluarga penerima bantuan pemerintah, akan ditempel stiker bertuliskan ‘Keluarga Kurang Mampu’ dari Pemkab Minahasa. Semua wajib ditempeli dan hari ini (kemarin, red) sudah mulai dilakukan di wilayah Tondano,” ujar Mangala.

Menurut Mangala, penempelan stiker ini dilakukan sebagai bentuk transparansi mengenai penerima bantuan pemerintah. Lanjut kata dia, masyarakat umum silahkan memberikan laporan kepada Pemkab Minahasa, bila didapati ada yang sebenarnya tidak layak menerima namun menerima. “Kami akan evaluasi secara berkala, dan bila terbukti tidak layak menerima, maka akan dibatalkan dan digantikan dengan yang lain,” pungkasnya.(mega)

Most Read

Artikel Terbaru

/