29.9 C
Manado
Jumat, 7 Mei 2021
spot_img

Akhirnya, Perseteruan Warga dan Oknum Anggota Rindam Berakhir Damai

MANADOPOST.ID–Dugaan kasus perseteruan antara warga Kota Tomohon dengan Oknum Anggota Rindam XIII/Merdeka, yang sempat menghebohkan jagad maya Sulawesi Utara, Senin (5/3/2021) berakhir damai. Lewat pertemuan bersama, di Mako Rindam XIII/Merdeka, yang dihadiri langsung oleh sejumlah perwakilan keluarga korban, pihak Kodim 1302/Minahasa serta Danrindam XIII/Merdeka. Seluruh pihak yang bersitegang, akhirnya mendapatkan kata sepakat, menyelesaikan permasalahan-permasalahan sesuai dengan hukum dan ketentuan berlaku.

“Sudah dimediasi bersama, baik korban sekaligus keluarga  yang bersitegang bersama Oknum Anggota Rindam XIII Merdeka, ada juga perwakilan Polres Tomohon, perwakilan POM Kodam XIII/Merdeka. Bahkan biar masalah terang benderang, saya hadirkan awak media. Biar semuanya jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” ungkap Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Andi Herbeth Sinaga.

Dijelaskannya, segala bentuk kerugian, baik fisik maupun material yang diakibatkan oleh oknum Anggota Rindam XIII/Merdeka. Sudah pasti akan ditindaklanjuti oleh pihaknya. Dipastikannya juga, proses hukum yang nantinya diterima Oknum Anggota Rindam XIII/Merdeka akan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku di ranah TNI.

“Pastinya ada pembinaan yang bermuara pada penjatuhan konsekuensi yang akan diterima oknum anggota. Nah, di sini wewenang yang berhak mengambil keputusan, ada di tangan Ankum atau atasan yang berhak menghukum. Ini juga jadi dasar, kenapa ada perwakilan POM Kodam ikut masuk menangani masalah ini. Intinya, percaya dan serahkan sepenuhnya masalah ini kepada kami, ada tindakan tegas pastinya” lugas Dandim.

Sementara itu, keluarga korban Stanly Umbas, warga Kelurahan Paslaten Satu, Kecamatan Tomohon Timur menyatakan, apresiasinya kepada pihak Kodim 1302/Minahasa dan Danrindam XIII/Merdeka. Yang telah bertindak profesional dan  menindaklanjuti keluhan pihaknya. Sembari berharap, kiranya ketiga oknum anggota mendapatkan pembinaan, sesuai dengan perbuatannya.

“Sudah selesai, tentunya dengan kata kesepakatan ini. Kami berharap juga, kiranya proses hukum sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku tetap berjalan. Selebihnya dengan itikad baik dan dukungan pimpinan Rindam XIII/Merdeka, Dandim 1302/ Minahasa dan Polres Tomohon.  Kami mengucapkan banyak terima kasih,” kata dia.

Di tempat yang sama, Santi salah satu korban menambahkan, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat, lebih lagi pemilik akun Halaman (Page,red) dimana postingan kali pertama di upload ke media sosial. Dan kemudian menggemparkan netizen Sulut. Agar tidak lagi membuat gaduh suasana. Melainkan percaya dan meyakini, bahwa masalah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan berakhir damai.

“Sudah damai, tidak perlu lagi dibuat heboh di media sosial. Begitupun dengan pemilik akun medsos yang pertama kali meng-upload, masalah ini. Saya minta tak usah lagi diperpanjang. Postingan itu juga sebaiknya dihapus saja,” ujar Santi.

Diketahui, usai berbincang dan bermusyawarah bersama, seluruh pihak menandatangani Surat Kesepakatan Bersama, yang pada intinya menyelesaikan kasus ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak TNI. Pun segala bentuk hukuman dan konsekuensi, yang nantinya diterima ketiga oknum Anggota Rindam XIII/Merdeka, yang diduga telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

Julius Laatung

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru