28.4 C
Manado
Jumat, 30 Juli 2021

OD Tegur Wali Kota Tomohon, Banyak Kegiatan Kemasyarakatan Longgar Prokes

MANADOPOST.ID– Pelaksanaan dan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Hingga saat diyakini pemerintah, jadi kunci utama penanganan Pandemi Covid-19. Sembari menggenjot pelaksanaan vaksinasi massal. Namun begitu, penerapan prokes kurang ketat nyatanya didapati Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE kala melintas di Kota Tomohon, belum lama ini.

 

 

 

 

 

Sontak, teguran pun dilayangkan OD, sapaan akrab gubernur, kepada Pemerintah Kota Tomohon di sela pelaksanaan Launching Vaksinasi Untuk Anak Usia 12-17 Tahun, via Zoom Meeting bersama seluruh kepala daerah se-Sulut, Senin (5/7/2021).

 

 

 

 

 

“Saya kemarin melintas di Tomohon. Saya lihat banyak sabuah (tenda,red) di sepanjang jalan. Banyak masyarakat yang makan siang rame-rame. Penerapan aturan pembatasan kegiatan masyarakat ini, harus dijalankan benar-benar. Jangan hanya di atas kerja saja,” ketus OD.

 

 

 

 

 

 

Tak beralasan memang, dari laporan perkembangan pertambahan kasus positif Covid-19 se-Sulut. Belakangan, Tomohon jadi kontributor paling banyak. Bahkan, di akhir Juni lalu Tomohon menyumbangkan 24 kasus dari total 47 kasus tertanggal 30 Juni 2021.

 

 

 

 

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH menyatakan, pihaknya telah menginstruksikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro berjenjang, mulai dari jajaran pejabat hingga perangkat di kelurahan. Namun begitu, Wali Kota Tomohon berjanji akan segera menindaklanjuti instruksi OD kedepannya.

 

 

 

 

 

“Kami selaku pemerintah, sudah menginstruksikan kepada para camat hingga ke perangkat kelurahan. Agar mengimplementasikan PPKM Mikro, acara kemasyarakatan baik suka maupun duka. Dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, tidak lebih dari 30 orang. Hingga hal-hal teknis lainnya,” aku Caroll Senduk.

 

 

 

 

 

 

 

 

Julius Laatung 

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru