26C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Tingkat Vaksinasi Tomohon Tembus 78 Persen

MANADOPOST.ID– Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bermerk Sinovac yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Sulut ke Pemkot Tomohon lewat Dinas Kesehatan Daerah Tomohon, sejak tanggal 13 Januari lalu.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr Isje Liuw Mbiomed, hingga tanggal 4 Februari lalu telah mencapai 78,4 persen. Dari total sasaran 1.383 orang.

“Tingkat vaksinasi hingga tanggal 4 Januari dari total sasaran telah berjumlah 945 orang. Atau jika dipersentase kan dengan jumlah keseluruhan sebesar 78,4 persen. Sebenarnya bisa lebih, dikarenakan ada 24 orang yang ditunda karena tidak lulus screening,” ungkap Liuw, di sela pelaksanaan Vaksinasi Masal Tenaga Kesehatan, Jumat (5/2) kemarin, di Lobby Mall Pelayanan Publik (MPP).

Lanjut Isje, pelaksanaan tracing and tracking tetap menjadi perhatian utama pihaknya. Terlebih masih perlunya kesadaran masyarakat, menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. Turut berpengaruh pada upaya dinas terkait, menekan angka positif bencana non-alam.

“Tracing and tracking tetap jalan, intens kita lakukan di 7 puskesmas yang ada di Kota Tomohon. Kami berharap, upaya ini juga dibarengi dengan kesadaran masyarakat menjalankan prokes, bukan karena keterpaksaan,” ujar dia.

Sembari memastikan vaksin coronavac bermerek Sinovac ini aman dan halal. Disinggung soal tingkat keterisian ruang perawatan bagi pasien terpapar dan bergejala. Isje bilang, jumlah ruang rawat inap di RSUD Anugerah Tomohon masih lengang dan mencukupi. Hal inipun ditopang dengan tersedianya fasilitas kesehatan milik swasta.

“Dari 60 ruang perawatan di RSUD Anugerah Tomohon, ada kurang lebih 20 kamar yang sementara digunakan pasien positif. Sisanya masih bisa difungsikan dengan baik,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Tomohon Jimmy Eman melalui Penjabat Sekretaris Kota (Sekkot) Dr Dolvin Karwur menyatakan apresiasinya kepada Dinkes Tomohon, yang terus memaksimalkan upaya percepatan penanganan Pandemi Covid-19 di Kota Bunga.

“Apresiasi kepada Dinkes yang terus pro aktif meningkatkan pelayanan mencegah meningkatnya kasus positif Covid-19 di Tomohon. Namun, perlu disadari bersama, upaya ini tentunya tak bisa berjalan maksimal tanpa kerja sama dan dukungan seluruh masyarakat. Menjalankan prokes sesuai anjuran pemerintah, jadikan sebagai gaya hidup bukan keterpaksaan,” ujar Karwur.(yol/gnr)

Artikel Terbaru

Penyebar Foto ETLE Bisa Digugat

CS-WL Gercep Sinkronkan Program Kerja

JG Siapkan Pergeseran Anggaran