32C
Manado
Kamis, 15 April 2021

CS-WL: Pengelolaan Keuangan Wajib Akuntabel-Transparan

MANADOPOST.ID–Wali Kota-Wakil Wali Kota Tomohon Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL) menegaskan kepada seluruh perangkat daerah, utamanya mereka yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan keuangan. Untuk mengedepankan kualitas layanan, pengelolaan keuangan daerah optimal yang akuntabel transparan.

“Salah satu unsur penting dalam penyelengaraan pemerintahan, yakni manajemen keuangan daerah yang mumpuni. Ini harus di kelola dengan baik dan benar, serta perlu peningkatan transparansi dan akuntabilitas utamanya lagi dalam pertanggungjawabannya,” ujar CS di sela menutup kegiatan In House Training Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Modul Penatausahaan Keuangan Daerah, yang digelar di Mercure Manado Tateli Resort and Convention, Kabupaten Minahasa, Jumat (5/3) kemarin.

“Setiap pejabat pengelola keuangan masing-masing SKPD diharapkan dapat menciptakan pengendalian manajemen yang efektif dan efisien, guna menjamin pencapaian tujuan organisasi, keamanan sumber dana yang dikelola, ketaatan pada ketentuan yang berlaku, serta dipeliharanya data/informasi keuangan yang andal,” tambah Wali Kota.

Sementara itu, Wawali Wenny menambahkan, kiranya melalui kegiatan ini para peserta dapat mengedepankan integritas, disiplin kaitannya dengan pengelolaan keuangan, sehingga Kota Tomohon akan terus mendapatkan penilaian baik dari auditor negara.

“Penggunaan aplikasi SIPD yang dibangun oleh Kementerian Dalam Negeri untuk pelaksanaan penganggaran, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan daerah. Bermuara pada terwujudnya tata pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Sehingga dengan ketaatan terhadap pengelolaan keuangan sesuai ketentuan, diharapkan mampu mempertahankan Opini WTP,” sebut Wawali Wenny.

Di tempat yang sama Kaban Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mekanisme penatausahaan keuangan daerah dan implementasi aplikasi SIPD modul penatausahaan keuangan daerah.

“Untuk peserta kegiatan, seluruh bendahara pengeluaran SKPD, bendahara pengeluaran pembantu sekretariat daerah, serta pegawai BPKPD Kota Tomohon,” kata Mogi. Hadir sebagai narasumber ketua tim SIPD Kementerian Dalam Negeri Didik Joko Gagat Sidi Wahono.(yol/gnr)

Artikel Terbaru