alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pasar Wilken Dikemas Lebih Ramah Wisatawan

MANADOPOST.ID. Tata kelola lapak dan penataan pedagang di Pasar Wilken, Kelurahan Paslaten, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Bakal dikemas lebih rapi dan menjamin kenyamanan para pengunjung.

Lebih lagi menopang visi-misi Wali Kota-Wakil Wali Kota Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL), yang menginginkan pasar tradisional yang dikenal ekstrem tersebut. Menjadi objek pariwisata unggulan kota sejuk.

“Nantinya ada bangunan yang sebelumnya dibangun, lewat anggaran vertikal di tahun 2018 lalu, kalau tidak salah. Di seputaran terminal, di situ kita buatkan etalase UMKM. Yang produk jualannya lebih bersih dan dikemas dengan baik. Di lantai II nantinya dibuatkan restoran, bisa ditempati pelaku kuliner. Makanan ekstrim bisa dicicip wisatawan di situ,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Kota Tomohon Ruddie Lengkong, kepada Manado Post, Kamis (6/5/2021)

“Tapi yang jualan di dalam los pasar,  yang biasanya menjajakan ular, kamar daging , tikus dan produk ekstrim khas Tomohon. Masih ditempat semula. Hanya saja, kita buatkan lokasi yang lebih nyaman dan bersih. Biar bisa selaras dengan program kerja pimpinan, yang mendorong keberadaan pasar tradisional menjadi destinasi pariwisata,” sambung Lengkong lagi.

Sembari menambahkan, teknis pengelolaan pedagang dan biaya operasional, yang nantinya ditempati pelaku usaha. Dikembalikan sepenuhnya kepada pengelola, dalam hal ini Perusahaan Daerah (PD) Pasar Wilken Tomohon.

“Bisa juga nantinya pedagang cinderamata di Kelurahan Kinilow, kita tarik sebagian jualan di sana. Teknisnya nanti diatur PD Pasar. Sebagian penataan dan pembangunan sarana infrastruktur pelengkap. Masuk dalam proposal Dana PEN, yang kita harapkan bisa cair dalam waktu dekat,” kunci Lengkong.

Julius Laatung

 

 

 

MANADOPOST.ID. Tata kelola lapak dan penataan pedagang di Pasar Wilken, Kelurahan Paslaten, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Bakal dikemas lebih rapi dan menjamin kenyamanan para pengunjung.

Lebih lagi menopang visi-misi Wali Kota-Wakil Wali Kota Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL), yang menginginkan pasar tradisional yang dikenal ekstrem tersebut. Menjadi objek pariwisata unggulan kota sejuk.

“Nantinya ada bangunan yang sebelumnya dibangun, lewat anggaran vertikal di tahun 2018 lalu, kalau tidak salah. Di seputaran terminal, di situ kita buatkan etalase UMKM. Yang produk jualannya lebih bersih dan dikemas dengan baik. Di lantai II nantinya dibuatkan restoran, bisa ditempati pelaku kuliner. Makanan ekstrim bisa dicicip wisatawan di situ,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Kota Tomohon Ruddie Lengkong, kepada Manado Post, Kamis (6/5/2021)

“Tapi yang jualan di dalam los pasar,  yang biasanya menjajakan ular, kamar daging , tikus dan produk ekstrim khas Tomohon. Masih ditempat semula. Hanya saja, kita buatkan lokasi yang lebih nyaman dan bersih. Biar bisa selaras dengan program kerja pimpinan, yang mendorong keberadaan pasar tradisional menjadi destinasi pariwisata,” sambung Lengkong lagi.

Sembari menambahkan, teknis pengelolaan pedagang dan biaya operasional, yang nantinya ditempati pelaku usaha. Dikembalikan sepenuhnya kepada pengelola, dalam hal ini Perusahaan Daerah (PD) Pasar Wilken Tomohon.

“Bisa juga nantinya pedagang cinderamata di Kelurahan Kinilow, kita tarik sebagian jualan di sana. Teknisnya nanti diatur PD Pasar. Sebagian penataan dan pembangunan sarana infrastruktur pelengkap. Masuk dalam proposal Dana PEN, yang kita harapkan bisa cair dalam waktu dekat,” kunci Lengkong.

Julius Laatung

 

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/