25.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Sempat Tertutup Longsor, Ruas Jalan Rurukan Sudah Bisa Diakses

HATI-HATI: Kondisi ruas jalan Rurukan pasca dibersihkan, tampak masih ada sisa-sisa material di bahu jalan. Dok Julius/MP

MANADOPOST.ID–Kondisi cuaca di Kota Tomohon, Kamis (6/5/2021) yang nyaris seharian diguyur hujan. Membuat ruas jalan di Kota Tomohon, tepatnya di Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, terpantau tak bisa dilewati kendaraan bermotor sekira Pukul 15.30 Wita. Namun begitu, sekira beberapa jam kemudian, dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Robby Kalangi. Pihaknya bersama warga setempat, telah berhasil membersihkan materil. Alhasil kendaraan pun kini dapat melintas, meski tetap dianjurkan untuk berhati-hati.

“Sudah berhasil dibersihkan rekan-rekan BPBD, masyarakat serta Anggota Babinsa. Hanya menggunakan peralatan seadanya saja, yang penting lalu-lintas  kendaraan di lokasi bisa kembali  berjalan. Proses pembersihan tadi selesai hingga Pukul 16.50 Wita,” ungkap Kalangi, ketika diwawancarai Manado Post.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjut dikatakan Kalangi, bagi masyarakat Kota Tomohon, lebih khusus yang berdomisili di Kelurahan Rurukan dan Kumelembuai, agar sementara waktu menghindari bepergian. Atau melintasi ruas jalan bertebing dan masuk kategori rawan longsor. Pun dengan masyarakat yang tinggal di daerah lereng dan perbukitan. Agar mewaspadai terjadinya longsor, mengingat kontur tanah yang lembek pasca diguyur hujan lebat.

Pihaknya pun berencana akan kembali ke lokasi longsor, yang berjarak kurang lebih 200 meter dari kompleks pemukiman warga Kelurahan Rurukan. Guna membersihkan sisa-sisa material yang masih berada di seputaran badan jalan.

“Bagi masyarakat Kumelembuai dan Rurukan. Sebaiknya menunda perjalanan dulu jika ingin bepergian ke pusat kota. Karena di sepanjang ruas jalan yang dilewati, banyak daerah lembah dan berbukit. Berpotensi longsor juga, karena sudah hampir seharian hujan. Kontur tanah jadi lembek dan mudah longsor pastinya. Untuk pembersihan lanjutan di lokasi longsor, rencana esok akan dikerahkan satu unit alat berat. Yang penting sudah bisa dilewati dulu,” pungkas Kalangi.

Julius Laatung

 

HATI-HATI: Kondisi ruas jalan Rurukan pasca dibersihkan, tampak masih ada sisa-sisa material di bahu jalan. Dok Julius/MP

MANADOPOST.ID–Kondisi cuaca di Kota Tomohon, Kamis (6/5/2021) yang nyaris seharian diguyur hujan. Membuat ruas jalan di Kota Tomohon, tepatnya di Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, terpantau tak bisa dilewati kendaraan bermotor sekira Pukul 15.30 Wita. Namun begitu, sekira beberapa jam kemudian, dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Robby Kalangi. Pihaknya bersama warga setempat, telah berhasil membersihkan materil. Alhasil kendaraan pun kini dapat melintas, meski tetap dianjurkan untuk berhati-hati.

“Sudah berhasil dibersihkan rekan-rekan BPBD, masyarakat serta Anggota Babinsa. Hanya menggunakan peralatan seadanya saja, yang penting lalu-lintas  kendaraan di lokasi bisa kembali  berjalan. Proses pembersihan tadi selesai hingga Pukul 16.50 Wita,” ungkap Kalangi, ketika diwawancarai Manado Post.

 

Lanjut dikatakan Kalangi, bagi masyarakat Kota Tomohon, lebih khusus yang berdomisili di Kelurahan Rurukan dan Kumelembuai, agar sementara waktu menghindari bepergian. Atau melintasi ruas jalan bertebing dan masuk kategori rawan longsor. Pun dengan masyarakat yang tinggal di daerah lereng dan perbukitan. Agar mewaspadai terjadinya longsor, mengingat kontur tanah yang lembek pasca diguyur hujan lebat.

Pihaknya pun berencana akan kembali ke lokasi longsor, yang berjarak kurang lebih 200 meter dari kompleks pemukiman warga Kelurahan Rurukan. Guna membersihkan sisa-sisa material yang masih berada di seputaran badan jalan.

“Bagi masyarakat Kumelembuai dan Rurukan. Sebaiknya menunda perjalanan dulu jika ingin bepergian ke pusat kota. Karena di sepanjang ruas jalan yang dilewati, banyak daerah lembah dan berbukit. Berpotensi longsor juga, karena sudah hampir seharian hujan. Kontur tanah jadi lembek dan mudah longsor pastinya. Untuk pembersihan lanjutan di lokasi longsor, rencana esok akan dikerahkan satu unit alat berat. Yang penting sudah bisa dilewati dulu,” pungkas Kalangi.

Julius Laatung

 

Most Read

Artikel Terbaru

/