27C
Manado
Jumat, 23 April 2021

2.500 Vaksin Astrazeneca Masuk Tomohon

MANADOPOST.ID–Sebanyak 2.500 vial vaksin jenis Astrazeneca (AZ) masuk Kota Tomohon. Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr Isje Liuw Mbiomed, melalui Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon Ellen Timmerman SKep Ns kepada Manado Post, Rabu (7/4).

Pelaksanaan vaksinasi, kata Timmerman dengan menggunakan vaksin merk AZ tersebut nantinya dilakukan mulai Kamis. “Iya, mulai Kamis (esok,red) sudah dijadwalkan nantinya vaksinasi di beberapa sasaran menggunakan vaksin jenis Astrazeneca (AZ). Hari ini ada perwakilan Dinkes Tomohon yang akan turun ke Manado, menjemput 2.500 vial vaksin AZ,”ujar Timmerman.

Dilanjutkannya, pelaksanaan vaksinasi nantinya dilaksanakan di lima lokasi. Diantaranya PGE Lahendong, BPBD, Dinas Perkim, Kesbangpol dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Tomohon.

“Yang paling banyak kalau tidak salah di PGE Lahendong, ada 70 vial yang nantinya digunakan di sana,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Komite KIPI Tomohon dr P. N Harijanto SpPD-KPTI mengatakan, tingkat efikasi vaksin AZ justru lebih tinggi ketimbang Sinovac. Hanya saja, dari sisi efek simpang vaksin AZ lebih tinggi daripada Sinovac.

Dikatakan Harijanto, pelaksanaan vaksinasi jadi salah satu ikhtiar bangsa, untuk meningkatkan imunitas tubuh manusia. Vaksinasi hingga tahap II pun bisa sia-sia, jika masyarakat abai dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Tingkat efikasi vaksin AZ masih lebih baik ketimbang Sinovac. Namun, efek simpang nya juga lebih tinggi. Jika Sinovac memiliki persentase dampak 1/100 ke masyarakat. Nah, si AZ justru lebih tinggi bisa sampai 1/10 dari subjeknya.

Tapi perlu diingat, vaksinasi jadi salah satu cara meningkatkan kekebalan manusia. Justru jika kita tidak divaksin, tapi melakukan prokes dengan ketat dan disiplin. Ini jadi lebih manjur, ketimbang orang yang sudah divaksin. Di sini kuncinya, prokes wajib ditaati masyarakat,” lugas Harijanto. (yol)

Artikel Terbaru