24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Baru Setengah Jalan, Dua Item Pajak Daerah Tomohon Nyaris Sentuh 85 Persen

MANADOPOST.ID–Penerimaan daerah melalui sektor pajak, jadi satu sumber pendapatan asli daerah (PAD). Yang pastinya dikonversikan untuk membiayai pelaksanaan program kerja, pun pembangunan sarana dan infrastruktur publik. Dari data Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon, hingga tutup bulan Mei. Sejumlah catatan positif, berhasil ditorehkan OPD yang dikomandoi Gerardus Mogi MAP tersebut.

 

 

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Bahkan, jika menilik capaian kinerja menuju closing day di bulan Desember mendatang. Setidaknya, ada dua item pajak daerah yang bisa disebut fantastis capaiannya.

 

 

 

“Sampai akhir bulan lalu, kinerja capaian pajak daerah berjalan baik. Lebih khusus lagi di sektor Pajak Reklame dan Restoran. Secara persentase telah mendekati 85 persen. Masing-masing Pajak Reklame 83,94 persen atau telah terkumpul sebanyak Rp.1,1 Miliar dari target Rp.1,3 Miliar. Dan yang  menggembirakan meski di tengah Pandemi yaitu realisasi Pajak Restoran telah mencapai 75,06 persen. Atau Rp 1,8 Miliar dari target yang ditetapkan Rp.2,5 Miliar. Ini signal baik tentunya selain bagi kas daerah. Kondusifitas daerah memberikan lampu hijau bagi pelaku usaha. Lebih khusus di bidang kuliner,” jelas Kaban BPKPD Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi MAP, ketika diwawancarai Manado Post, Selasa (8/6/2021)

 

 

 

“Khusus untuk Pajak Restoran, saya optimis bisa mencapai bahkan melebihi dari target. Karena masih banyak sisa waktu dan momen bagus, yang mampu mendongkrak realisasi saat ini,” tukasnya lagi.

 

 

 

Namun begitu, selain meminta perangkat BPKPD Tomohon untuk terus memacu kinerja. Pihaknya pun sangat mengharapkan peran serta aktif seluruh pelaku usaha di Kota Bunga. Biar sama-sama menjalankan usahanya tanpa melupakan kewajiban. Agar berbagai cita-cita eksekutif, dalam mendorong perbaikan kesejahteraan di Kota Sejuk dapat berjalan sesuai rencana.

 

 

“Pajak daerah vital perannya dalam rangka proses pembangunan di daerah. Berpartisipasi dalam membayar pajak, berarti kita turut membantu pemerintah dalam penyelenggaraan peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat,” tutup Mogi.

 

 

 

Diketahui, secara kumulatif Pajak Daerah Kota Tomohon yang tahun ini diproyeksikan mampu mencapai angka Rp.25,4 Miliar. Hingga akhir bulan lalu telah mencapai 32,51 persen atau setara dengan Rp.8,2 Miliar. Selain dua jenis pajak di atas, adapun Pajak Hotel dan Pajak Parkir telah mencapai separuh dari target yang ditetapkan. Masing-masing 53,55 persen untuk Pajak Hotel dan 50,94 persen untuk Pajak Parkir.

 

 

 

Julius Laatung 

MANADOPOST.ID–Penerimaan daerah melalui sektor pajak, jadi satu sumber pendapatan asli daerah (PAD). Yang pastinya dikonversikan untuk membiayai pelaksanaan program kerja, pun pembangunan sarana dan infrastruktur publik. Dari data Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon, hingga tutup bulan Mei. Sejumlah catatan positif, berhasil ditorehkan OPD yang dikomandoi Gerardus Mogi MAP tersebut.

 

 

 

Bahkan, jika menilik capaian kinerja menuju closing day di bulan Desember mendatang. Setidaknya, ada dua item pajak daerah yang bisa disebut fantastis capaiannya.

 

 

 

“Sampai akhir bulan lalu, kinerja capaian pajak daerah berjalan baik. Lebih khusus lagi di sektor Pajak Reklame dan Restoran. Secara persentase telah mendekati 85 persen. Masing-masing Pajak Reklame 83,94 persen atau telah terkumpul sebanyak Rp.1,1 Miliar dari target Rp.1,3 Miliar. Dan yang  menggembirakan meski di tengah Pandemi yaitu realisasi Pajak Restoran telah mencapai 75,06 persen. Atau Rp 1,8 Miliar dari target yang ditetapkan Rp.2,5 Miliar. Ini signal baik tentunya selain bagi kas daerah. Kondusifitas daerah memberikan lampu hijau bagi pelaku usaha. Lebih khusus di bidang kuliner,” jelas Kaban BPKPD Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi MAP, ketika diwawancarai Manado Post, Selasa (8/6/2021)

 

 

 

“Khusus untuk Pajak Restoran, saya optimis bisa mencapai bahkan melebihi dari target. Karena masih banyak sisa waktu dan momen bagus, yang mampu mendongkrak realisasi saat ini,” tukasnya lagi.

 

 

 

Namun begitu, selain meminta perangkat BPKPD Tomohon untuk terus memacu kinerja. Pihaknya pun sangat mengharapkan peran serta aktif seluruh pelaku usaha di Kota Bunga. Biar sama-sama menjalankan usahanya tanpa melupakan kewajiban. Agar berbagai cita-cita eksekutif, dalam mendorong perbaikan kesejahteraan di Kota Sejuk dapat berjalan sesuai rencana.

 

 

“Pajak daerah vital perannya dalam rangka proses pembangunan di daerah. Berpartisipasi dalam membayar pajak, berarti kita turut membantu pemerintah dalam penyelenggaraan peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat,” tutup Mogi.

 

 

 

Diketahui, secara kumulatif Pajak Daerah Kota Tomohon yang tahun ini diproyeksikan mampu mencapai angka Rp.25,4 Miliar. Hingga akhir bulan lalu telah mencapai 32,51 persen atau setara dengan Rp.8,2 Miliar. Selain dua jenis pajak di atas, adapun Pajak Hotel dan Pajak Parkir telah mencapai separuh dari target yang ditetapkan. Masing-masing 53,55 persen untuk Pajak Hotel dan 50,94 persen untuk Pajak Parkir.

 

 

 

Julius Laatung 

Most Read

Artikel Terbaru

/