24.4 C
Manado
Senin, 8 Agustus 2022

Berlakukan Zonasi PPDB, Karwur: Pemerataan Peserta Didik, Tidak Ada Sekolah Favorit

MANADOPOST.ID–Penerimaan peserta didik di tahun pelajaran baru, yang nantinya bergulir efektif bulan Juli mendatang. Mewajibkan sekolah untuk menerapkan sistem zonasi. Dengan demikian, diharapkan tidak ada penumpukan peserta didik di salah satu sekolah. Lebih-lebih sampai ada klasifikasi sekolah unggulan.

 

 

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Pemberlakuan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB), di tahun ajaran baru ini semata-mata untuk membagi siswa sesuai dengan sekolah-sekolah yang ada di sekitar lingkungan peserta didik. Jadi misalnya, siswa tinggal di Kelurahan Lahendong, karena ingin bersekolah di Kakaskasen. Karena sekolah di situ bagus, sudah tidak bisa lagi,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daerah Kota Tomohon Dolvin Karwur, ketika diwawancarai Manado Post, Selasa (8/6/2021)

 

 

 

Dijelaskan Karwur, salah satu tujuan PPDB Zonasi dilakukan agar dapat mengakomodasi peserta didik kurang mampu. Supaya tidak tersingkir dan hilang kesempatannya, saat mengakses pendidikan berkualitas. Wajar, sekolah negeri yang sering dijadikan target orang tua siswa, sudah pasti jadi target orang tua murid dari tingkat ekonomi yang lebih baik.

 

 

“Dan hal ini juga pastinya, menambah peluang sekolah kecil untuk bertambah peserta didiknya. Prinsipnya, semua sekolah di kota Tomohon ini tidak ada yang kurang bermutu. Semua sekolah itu baik. Dengan pemberlakuan zonasi ini, derajat sekolah satu dengan sekolah yang lain. Sama kedudukannya. Semua menjadi favorit,” papar dia.

 

 

Julius Laatung 

MANADOPOST.ID–Penerimaan peserta didik di tahun pelajaran baru, yang nantinya bergulir efektif bulan Juli mendatang. Mewajibkan sekolah untuk menerapkan sistem zonasi. Dengan demikian, diharapkan tidak ada penumpukan peserta didik di salah satu sekolah. Lebih-lebih sampai ada klasifikasi sekolah unggulan.

 

 

 

“Pemberlakuan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB), di tahun ajaran baru ini semata-mata untuk membagi siswa sesuai dengan sekolah-sekolah yang ada di sekitar lingkungan peserta didik. Jadi misalnya, siswa tinggal di Kelurahan Lahendong, karena ingin bersekolah di Kakaskasen. Karena sekolah di situ bagus, sudah tidak bisa lagi,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daerah Kota Tomohon Dolvin Karwur, ketika diwawancarai Manado Post, Selasa (8/6/2021)

 

 

 

Dijelaskan Karwur, salah satu tujuan PPDB Zonasi dilakukan agar dapat mengakomodasi peserta didik kurang mampu. Supaya tidak tersingkir dan hilang kesempatannya, saat mengakses pendidikan berkualitas. Wajar, sekolah negeri yang sering dijadikan target orang tua siswa, sudah pasti jadi target orang tua murid dari tingkat ekonomi yang lebih baik.

 

 

“Dan hal ini juga pastinya, menambah peluang sekolah kecil untuk bertambah peserta didiknya. Prinsipnya, semua sekolah di kota Tomohon ini tidak ada yang kurang bermutu. Semua sekolah itu baik. Dengan pemberlakuan zonasi ini, derajat sekolah satu dengan sekolah yang lain. Sama kedudukannya. Semua menjadi favorit,” papar dia.

 

 

Julius Laatung 

Most Read

Artikel Terbaru

/