23.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pengumuman untuk Warga Tomohon! Tak Pakai Masker Denda 100 Ribu

- Advertisement -

TOMOHON— Upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Tomohon terus diseriusi pihak eksekutif. Meskipun tren penambahan kasus baru mulai menurun di Kota Bunga.

Satu-satunya langkah memutus penyebaran pandemi, tak lain dengan, menjalankan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat. “Mengingat sampai saat ini, progres penyelesaian uji coba vaksin hingga mendapatkan formula tepat. Mencegah masyarakat tidak terjangkit Covid-19, masih terus berproses,” ujar Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setkot Tomohon Denny Mangundap menyatakan, proses penyusunan perwako yang mengatur soal teknis penyelenggaraan protokol kesehatan di tempat umum. Hingga sanksi yang mengatur jika publik abai dengan aturan, telah selesai. Kini tinggal ditandatangani wali kota.

“Proses asistensi ke pemprov sudah selesai. Tinggal dikoordinasikan dengan SKPD terkait. Setelahnya, tinggal ditandatangani. Tapi, sebenarnya sosialisasi aturan yang mengikat di perwako sudah jalan, efektif awal bulan ini,” terang dia.

- Advertisement -

Senada, Kasat Pol PP Kota Tomohon Syske Wongkar menyebut, pihaknya kini intens turun ke jalan. Guna menyosialisasikan perwako. Salah satu poinnya mewajibkan warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. “Jika melanggar arahan di dalam perwako. Mulai dari teguran lisan, tertulis bahkan denda serta sanksi sosial. Tak pakai masker di tempat umum denda 100 ribu rupiah,” tegas Wongkar. “Pemerintah berharap, adanya kerja sama dan dukungan dari seluruh warga. Sehingga secara bertahap, kondisi sosial dan perekonomian di Kota Bunga bisa kembali pulih lagi,” kuncinya.(yol/gnr)

TOMOHON— Upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Tomohon terus diseriusi pihak eksekutif. Meskipun tren penambahan kasus baru mulai menurun di Kota Bunga.

Satu-satunya langkah memutus penyebaran pandemi, tak lain dengan, menjalankan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat. “Mengingat sampai saat ini, progres penyelesaian uji coba vaksin hingga mendapatkan formula tepat. Mencegah masyarakat tidak terjangkit Covid-19, masih terus berproses,” ujar Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setkot Tomohon Denny Mangundap menyatakan, proses penyusunan perwako yang mengatur soal teknis penyelenggaraan protokol kesehatan di tempat umum. Hingga sanksi yang mengatur jika publik abai dengan aturan, telah selesai. Kini tinggal ditandatangani wali kota.

“Proses asistensi ke pemprov sudah selesai. Tinggal dikoordinasikan dengan SKPD terkait. Setelahnya, tinggal ditandatangani. Tapi, sebenarnya sosialisasi aturan yang mengikat di perwako sudah jalan, efektif awal bulan ini,” terang dia.

Senada, Kasat Pol PP Kota Tomohon Syske Wongkar menyebut, pihaknya kini intens turun ke jalan. Guna menyosialisasikan perwako. Salah satu poinnya mewajibkan warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. “Jika melanggar arahan di dalam perwako. Mulai dari teguran lisan, tertulis bahkan denda serta sanksi sosial. Tak pakai masker di tempat umum denda 100 ribu rupiah,” tegas Wongkar. “Pemerintah berharap, adanya kerja sama dan dukungan dari seluruh warga. Sehingga secara bertahap, kondisi sosial dan perekonomian di Kota Bunga bisa kembali pulih lagi,” kuncinya.(yol/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/