25.4 C
Manado
Rabu, 29 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Masih Bau Kencur Sudah Berani Main Sajam, Dua ABG di Tomohon Diamankan Totosik

- Advertisement -

 

 

 

MANADOPOST.ID–Tingkah laku anak baru gede (ABG) akhir-akhir ini kian memprihatinkan. Bukannya bergelut dengan pendidikan dan menambah ketrampilan. Di Tomohon, remaja di bawah umur sudah berani bermain-main dengan nyawa orang. Terbukti, HL (16) Warga Kecamatan Tomohon Utara, bersama rekannya JK (17) alias Jul, warga Kecamatan Tomohon Tengah terpaksa harus diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon, usai menikam dan menganiaya korban WM (18) alias Will. Beruntung aksi brutal kedua pelaku tak sampai merenggut nyawa korban. Yang sudah lebih dulu dilarikan rekan-rekannya ke rumah sakit terdekat.

- Advertisement -

 

 

 

 

 

Dijelaskan Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, kronologi kejadian bermula saat, Jumat (8/10) sekira Pukul 02.00 WITA. Korban yang menghadiri pesta ulang tahun, kerabatnya di Kelurahan Paslaten Satu, Kompleks Pasar Wilken. Pamitan pulang ke rumahnya di Kelurahan Kakaskasen.

 

 

 

 

 

“Ketika korban bersama saksi GS (16)  keluar dari rumah rekannya yang berulang tahun, tiba-tiba JK menarik tangan saksi dan hendak memukul GS. Melihat hal tersebut korban langsung mencoba menghalau serangan JK. Dari situ, muncul pelaku HL mendekati korban dan terjadi adu mulut. Tak puas dengan beradu kata-kata, kedua pelaku bersama saksi dan korban akhirnya baku hantam.  Sontak, sejumlah rekan korban dan pelaku yang ada di TKP mencoba melerai perkelahian tersebut. Ketika korban bersama saksi hendak meninggalkan TKP, pelaku JK langsung melempar korban dengan satu buah paving blok yang kemudian mengenai perut korban. Perkelahian pun antara korban dengan kedua pelaku pun terjadi kembali,” ungkap Watung.

 

 

 

 

 

“Merasa tak puas dengan adu jotos, pelaku HK kemudian mengambil sebilah pisau kecil yang disimpan di dalam tasnya. Dan langsung menikam korban ke arah pinggang kiri bagian belakang sebanyak satu kali.

Korban yang merasa sudah kena tikaman langsung lari masuk ke dalam rumah rekannya yang berulang tahun.  Guna meminta pertolongan, sedangkan pelaku HK langsung melempar sajam yang digunakannya ke selokan dekat TKP dan langsung melarikan diri menuju ke rumahnya,” bebernya lagi.

Sembari menambahkan, pelaku JK pun bergegas melarikan diri menggunakan kendaraan roda dua.

 

 

 

 

Dilanjutkan Watung, usai menerima laporan warga sekitar yang mendengar terjadi keributan di TKP.  Tim URC Totosik pun bergegas ke lokasi kejadian. Sementara tim lain, menuju ke rumah sakit dimana korban dirawat.

 

 

 

 

 

“Usai menggali informasi dari korban, tim pun mengantongi alamat rumah pelaku. Dari situ, kita pun bergegas ke arah Kecamatan Tomohon Utara. Dan berhasil meringkus pelaku HK tanpa perlawanan. Pun ketika diinterogasi, pelaku HK tak mengelak bahwa dirinya telah melakukan tindakan penganiayaan. Tim pun meminta pelaku menunjukkan, dimana dirinya membuang barang bukti sebilah pisau jenis taji,” terang dia.

 

 

 

 

 

 

Sekembalinya di TKP Kompleks Pasar Wilken, Watung bilang, tim nya kemudian berpapasan dengan pelaku JK yang sempat kabur. Tanpa basa-basi, tim pun langsung menangkap pelaku JK serta mengamankan barang bukti, satu paving blok yang digunakannya melempar korban.

 

 

 

 

 

“Akibat perbuatan tersebut korban mengalami luka robek di bagian pinggang kiri belakang dan sakit pada bagian dada serta perut. Kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Tomohon, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Watung.

 

 

Julius Laatung

 

 

 

MANADOPOST.ID–Tingkah laku anak baru gede (ABG) akhir-akhir ini kian memprihatinkan. Bukannya bergelut dengan pendidikan dan menambah ketrampilan. Di Tomohon, remaja di bawah umur sudah berani bermain-main dengan nyawa orang. Terbukti, HL (16) Warga Kecamatan Tomohon Utara, bersama rekannya JK (17) alias Jul, warga Kecamatan Tomohon Tengah terpaksa harus diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon, usai menikam dan menganiaya korban WM (18) alias Will. Beruntung aksi brutal kedua pelaku tak sampai merenggut nyawa korban. Yang sudah lebih dulu dilarikan rekan-rekannya ke rumah sakit terdekat.

 

 

 

 

 

Dijelaskan Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, kronologi kejadian bermula saat, Jumat (8/10) sekira Pukul 02.00 WITA. Korban yang menghadiri pesta ulang tahun, kerabatnya di Kelurahan Paslaten Satu, Kompleks Pasar Wilken. Pamitan pulang ke rumahnya di Kelurahan Kakaskasen.

 

 

 

 

 

“Ketika korban bersama saksi GS (16)  keluar dari rumah rekannya yang berulang tahun, tiba-tiba JK menarik tangan saksi dan hendak memukul GS. Melihat hal tersebut korban langsung mencoba menghalau serangan JK. Dari situ, muncul pelaku HL mendekati korban dan terjadi adu mulut. Tak puas dengan beradu kata-kata, kedua pelaku bersama saksi dan korban akhirnya baku hantam.  Sontak, sejumlah rekan korban dan pelaku yang ada di TKP mencoba melerai perkelahian tersebut. Ketika korban bersama saksi hendak meninggalkan TKP, pelaku JK langsung melempar korban dengan satu buah paving blok yang kemudian mengenai perut korban. Perkelahian pun antara korban dengan kedua pelaku pun terjadi kembali,” ungkap Watung.

 

 

 

 

 

“Merasa tak puas dengan adu jotos, pelaku HK kemudian mengambil sebilah pisau kecil yang disimpan di dalam tasnya. Dan langsung menikam korban ke arah pinggang kiri bagian belakang sebanyak satu kali.

Korban yang merasa sudah kena tikaman langsung lari masuk ke dalam rumah rekannya yang berulang tahun.  Guna meminta pertolongan, sedangkan pelaku HK langsung melempar sajam yang digunakannya ke selokan dekat TKP dan langsung melarikan diri menuju ke rumahnya,” bebernya lagi.

Sembari menambahkan, pelaku JK pun bergegas melarikan diri menggunakan kendaraan roda dua.

 

 

 

 

Dilanjutkan Watung, usai menerima laporan warga sekitar yang mendengar terjadi keributan di TKP.  Tim URC Totosik pun bergegas ke lokasi kejadian. Sementara tim lain, menuju ke rumah sakit dimana korban dirawat.

 

 

 

 

 

“Usai menggali informasi dari korban, tim pun mengantongi alamat rumah pelaku. Dari situ, kita pun bergegas ke arah Kecamatan Tomohon Utara. Dan berhasil meringkus pelaku HK tanpa perlawanan. Pun ketika diinterogasi, pelaku HK tak mengelak bahwa dirinya telah melakukan tindakan penganiayaan. Tim pun meminta pelaku menunjukkan, dimana dirinya membuang barang bukti sebilah pisau jenis taji,” terang dia.

 

 

 

 

 

 

Sekembalinya di TKP Kompleks Pasar Wilken, Watung bilang, tim nya kemudian berpapasan dengan pelaku JK yang sempat kabur. Tanpa basa-basi, tim pun langsung menangkap pelaku JK serta mengamankan barang bukti, satu paving blok yang digunakannya melempar korban.

 

 

 

 

 

“Akibat perbuatan tersebut korban mengalami luka robek di bagian pinggang kiri belakang dan sakit pada bagian dada serta perut. Kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Tomohon, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Watung.

 

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/