23.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Pesta Miras Sambil Ngelem, Belasan ABG Diamankan Totosik, Polisi: Ada Yang Bawa Sajam

 

MANADOPOST.ID–Belum lama berselang Kota Tomohon dibuat heboh, atas penangkapan 27 ABG. Gegara terlibat aktivitas prostitusi online. Nyatanya, penangkapan tersebut disusul lagi, oleh sejumlah kelompok pemuda dan ABG di Kota Bunga.  Kali ini sekelompok ABG dan pemuda yang mayoritas berasal dari Kecamatan Tomohon Selatan, terpaksa harus diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon. Laporan masyarakat tentang adanya kegiatan yang meresahkan di Kelurahan Tumatangtang Satu, Kecamatan Tomohon Selatan, Selasa (7/12) sekira pukul 23.00 WITA. Yang dikhawatirkan berpotensi mengganggu kamtibmas. Akhirnya sampai di telinga tim quick respon Polres Tomohon besutan Aipda Yanny Watung.

 

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

 

Dikatakan Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, pihaknya berhasil mengamankan 14 orang pelaku yang terlibat dalam aksi miras dan menghirup lem ehabon. Bahkan, salah satu dari seorang pelaku AM alias Andre (16) kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau badik. Yang diketahui juga sebelumnya, pernah diamankan polisi dengan kasus yang sama yakni membawa Sajam tanpa izin.

 

 

 

“Sebanyak 11 remaja dan 3 pemuda kami amankan. Bahkan salah satu pelajar AM alias Andre (16) didapati membawa sebilah pisau penusuk. Adapun identitas mereka yang diamankan masing-masing,  KP (16) alias Kim, GM (16) alias Gaby, MP (13) alias Mei, NH (16) alias Lia, JS (16) alias Jes, EK (15) alias Exi, KM (19) alias Kev, FM (14) alias Fir, SP (15) alias Sev, FA (21) alias Faldo, AM (16) alias Andre yang diduga membawa Sajam, NW (17) alias Natan, EP (16) alias Eon dan IS (16) alias Irfan,” beber Watung.

 

Lanjutnya, kelompok pemuda dan remaja tersebut beserta barang bukti, langsung digelandang ke Mapolres Tomohon.

“Dari para ABG dan pemuda yang kita amankan, berhasil disita sejumlah barang bukti berupa sembilan unit telepon genggam, empat kaleng lem ehabon sudah dipakai, satu botol air mineral berisi minuman keras jenis cap tikus, roda dua empat unit serta sebilah sajam jenis badik,” sebut Watung.

 

“Aksi anak-anak muda ini sudah sering ditegur oleh perangkat Kelurahan karena sudah meresahkan masyarakat sekitar. Hanya saja tidak diindahkan,” sambungnya lagi.

 

Terpisah, Kapolres Tomohon melalui Kasi Humas AKP Hanny Goni SPd menambahkan, peran aktif semua pihak terutama keluarga untuk mengawasi anak-anak mereka.

Apalagi bagi anak-anak berusia remaja yang masih rentan untuk terpengaruh melakukan hal-hal negatif.

 

Julius Laatung

 

MANADOPOST.ID–Belum lama berselang Kota Tomohon dibuat heboh, atas penangkapan 27 ABG. Gegara terlibat aktivitas prostitusi online. Nyatanya, penangkapan tersebut disusul lagi, oleh sejumlah kelompok pemuda dan ABG di Kota Bunga.  Kali ini sekelompok ABG dan pemuda yang mayoritas berasal dari Kecamatan Tomohon Selatan, terpaksa harus diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon. Laporan masyarakat tentang adanya kegiatan yang meresahkan di Kelurahan Tumatangtang Satu, Kecamatan Tomohon Selatan, Selasa (7/12) sekira pukul 23.00 WITA. Yang dikhawatirkan berpotensi mengganggu kamtibmas. Akhirnya sampai di telinga tim quick respon Polres Tomohon besutan Aipda Yanny Watung.

 

 

 

Dikatakan Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, pihaknya berhasil mengamankan 14 orang pelaku yang terlibat dalam aksi miras dan menghirup lem ehabon. Bahkan, salah satu dari seorang pelaku AM alias Andre (16) kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau badik. Yang diketahui juga sebelumnya, pernah diamankan polisi dengan kasus yang sama yakni membawa Sajam tanpa izin.

 

 

 

“Sebanyak 11 remaja dan 3 pemuda kami amankan. Bahkan salah satu pelajar AM alias Andre (16) didapati membawa sebilah pisau penusuk. Adapun identitas mereka yang diamankan masing-masing,  KP (16) alias Kim, GM (16) alias Gaby, MP (13) alias Mei, NH (16) alias Lia, JS (16) alias Jes, EK (15) alias Exi, KM (19) alias Kev, FM (14) alias Fir, SP (15) alias Sev, FA (21) alias Faldo, AM (16) alias Andre yang diduga membawa Sajam, NW (17) alias Natan, EP (16) alias Eon dan IS (16) alias Irfan,” beber Watung.

 

Lanjutnya, kelompok pemuda dan remaja tersebut beserta barang bukti, langsung digelandang ke Mapolres Tomohon.

“Dari para ABG dan pemuda yang kita amankan, berhasil disita sejumlah barang bukti berupa sembilan unit telepon genggam, empat kaleng lem ehabon sudah dipakai, satu botol air mineral berisi minuman keras jenis cap tikus, roda dua empat unit serta sebilah sajam jenis badik,” sebut Watung.

 

“Aksi anak-anak muda ini sudah sering ditegur oleh perangkat Kelurahan karena sudah meresahkan masyarakat sekitar. Hanya saja tidak diindahkan,” sambungnya lagi.

 

Terpisah, Kapolres Tomohon melalui Kasi Humas AKP Hanny Goni SPd menambahkan, peran aktif semua pihak terutama keluarga untuk mengawasi anak-anak mereka.

Apalagi bagi anak-anak berusia remaja yang masih rentan untuk terpengaruh melakukan hal-hal negatif.

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/