23.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Banner Mobile (Anymind)

Bawaslu Tomohon: Stop Libatkan Anak-anak dan Lansia!

- Advertisement -

TOMOHON— Kampanye terbatas yang digelar pasangan calon (Paslon), di Pilwako Tomohon Tahun 2020 disorot Bawaslu daerah. Dari amatan Bawaslu, masih ada yang belum melaksanakan ketentuan yang ditetapkan untuk taat pada Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.

Dikatakan Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan, pelibatan anak-anak dan lansia, masuk radar supervisor Pilkada tersebut. “Masih ada pelaksanaan Kampanye Terbatas yang dilakukan Paslon, belum memenuhi Prokes,” ungkap Soputan, ketika diwawancarai belum lama ini. “Ada juga yang melibatkan anak-anak dan lansia. Harusnya mereka (paslon, red) paham akan aturan dan ketentuan, sesuai dengan amanat teknis pelaksanaan. Semoga hal ini menjadi perhatian, agar tidak dilakukan lagi,” timpal Soputan.

Atasnya, Bawaslu Tomohon pun, kata Soputan, telah melayangkan surat peringatan kepada Paslon. Dan jika tak diindahkan, tak tertutup kemungkinan pihaknya akan mengambil tindakan tegas. “Sudah ada surat peringatan yang kita sampaikan, kepada Paslon yang kampanyenya tidak sesuai aturan. Dasarnya jelas, melebihi ketentuan jumlah peserta, otomatis tidak menerapkan physical distancing,” pungkasnya.(*)

TOMOHON— Kampanye terbatas yang digelar pasangan calon (Paslon), di Pilwako Tomohon Tahun 2020 disorot Bawaslu daerah. Dari amatan Bawaslu, masih ada yang belum melaksanakan ketentuan yang ditetapkan untuk taat pada Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.

Dikatakan Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan, pelibatan anak-anak dan lansia, masuk radar supervisor Pilkada tersebut. “Masih ada pelaksanaan Kampanye Terbatas yang dilakukan Paslon, belum memenuhi Prokes,” ungkap Soputan, ketika diwawancarai belum lama ini. “Ada juga yang melibatkan anak-anak dan lansia. Harusnya mereka (paslon, red) paham akan aturan dan ketentuan, sesuai dengan amanat teknis pelaksanaan. Semoga hal ini menjadi perhatian, agar tidak dilakukan lagi,” timpal Soputan.

Atasnya, Bawaslu Tomohon pun, kata Soputan, telah melayangkan surat peringatan kepada Paslon. Dan jika tak diindahkan, tak tertutup kemungkinan pihaknya akan mengambil tindakan tegas. “Sudah ada surat peringatan yang kita sampaikan, kepada Paslon yang kampanyenya tidak sesuai aturan. Dasarnya jelas, melebihi ketentuan jumlah peserta, otomatis tidak menerapkan physical distancing,” pungkasnya.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/