23.4 C
Manado
Saturday, 4 February 2023

Tak Berakhlak! Hobi Teror Gadis Belia Dengan Kelamin, Pemuda di Tomohon Diringkus Polisi

 

MANADOPOST.ID—Aksi teror pemuda AR (30) alias Arthur, Warga Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Yang sepertinya punya kelainan, yakni gemar mempertontonkan alat kelaminnya kepada lawan jenis, akhirnya harus kandas di tangan kepolisian.

 

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

 

 

Arthur diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon, usai aparat berwajib menerima laporan dari masyarakat. Adanya kegiatan yang meresahkan, yang dialami sejumlah gadis di Kota Bunga, beberapa bulan belakangan.

 

 

 

 

Dijelaskan Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, awal mula pelaku memulai aksi terornya yakni di bulan Maret lalu. Kali itu, Yanny bilang, pelaku hanya mengirimkan foto alat kelaminnya kepada teman perempuannya, yang kebanyakan dikenalnya lewat media sosial.

 

 

 

 

“Ada laporan dari masyarakat, dimana keseluruhan aduan yang masuk datang dari perempuan muda atau gadis. Mereka merasa terganggu akibat ulah pelaku, yang sering mengirimkan foto tidak senonoh. Aksi tak berakhlak ini diakui dimulai pelaku, di bulan Maret lalu,” ungkap Yanny, ketika dikonfirmasi Manado Post, Senin (12/7/2021)

Baca Juga:  Persentase Memilih di Tomohon Nyaris 92 Persen, Lewati Target Nasional 77,7 Persen

 

 

 

 

Dilanjutkannya, pelaku yang diduga makin terpuaskan hasrat menyimpang nya tersebut. Melanjutkan aksi tak terpuji lebih ganas lagi. Kali ini, sambil memegang alat kelaminnya, pelaku mengirimkan video tak senonoh kepada sejumlah target incarannya.

 

 

 

 

“Jadi tak hanya foto-foto saja. Pelaku juga membuat video. Dan dikirimkan ke seluruh targetnya, yang kebanyakan berusia di rentang 13-19 tahun. Jadi modus operandinya, pelaku mendapatkan nomor telepon korbannya melalui, chatting di media sosial. Kebanyakan korban nyatanya, teman dekatnya di medsos. Setelah mengantongi nomor para korbannya, pelaku kemudian menghubungi korban dengan nomor baru, setelahnya dilanjutkan dengan video call. Guna memamerkan alat kelaminnya,” beber dia.

 

 

 

 

“Untuk Kota Tomohon sendiri, ada kurang lebih 10 gadis yang diteror oleh pelaku. Ada juga korban dari Kota Manado dan Minahasa. Pelaku sudah kita amankan, Minggu (11/7) sekira Pukul 23.15 WITA. Dari informasi yang kita olah, tim sempat menyambangi rumah pelaku di Kecamatan Tomohon Utara. Tapi pelaku tidak berada di rumahnya. Setelahnya dilakukan pengembangan, pelaku akhirnya berhasil kita bekuk di salah tempat kost, tak jauh dari tempat tinggalnya,” paparnya lagi.

Baca Juga:  Kompak Satu Setelan Dengan Suami, VB Nyoblos di TPS 4

 

 

 

Selain mengamankan pelaku, Tim URC Totosik juga turut menyita sejumlah barang bukti diantaranya, 1 Unit Telpon Genggam merek Vivo V11 warna biru, 1 kartu perdana Telkomsel Halo nomor 08113595***,  1 kartu perdana Tri nomor 089693090*** .

 

 

“Dan yang perlu diketahui juga, pelaku mengakui sudah 4 kali menyetubuhi sejumlah korbannya. Hanya saja, dari pengakuan pelaku, para korban tersebut tidak berdomisili di Kota Tomohon. Hal ini akan didalami dalam penyelidikan Nantinya,” pungkas Yanny.

 

 

 

 

Diketahui, hal yang dilakukan pelaku cenderung mengarah pada gangguan kejiwaan ekshibisionisme.  Ekshibisionisme adalah penyimpangan seksual (sexual deviation) yang ditandai dengan, adanya perilaku memperlihatkan alat kelamin seseorang pada orang asing. Perilaku ini dilatarbelakangi dengan adanya fantasi seksual dan dorongan seksual yang kuat.

 

 

 

 

Julius Laatung

 

MANADOPOST.ID—Aksi teror pemuda AR (30) alias Arthur, Warga Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Yang sepertinya punya kelainan, yakni gemar mempertontonkan alat kelaminnya kepada lawan jenis, akhirnya harus kandas di tangan kepolisian.

 

 

 

 

Arthur diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon, usai aparat berwajib menerima laporan dari masyarakat. Adanya kegiatan yang meresahkan, yang dialami sejumlah gadis di Kota Bunga, beberapa bulan belakangan.

 

 

 

 

Dijelaskan Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, awal mula pelaku memulai aksi terornya yakni di bulan Maret lalu. Kali itu, Yanny bilang, pelaku hanya mengirimkan foto alat kelaminnya kepada teman perempuannya, yang kebanyakan dikenalnya lewat media sosial.

 

 

 

 

“Ada laporan dari masyarakat, dimana keseluruhan aduan yang masuk datang dari perempuan muda atau gadis. Mereka merasa terganggu akibat ulah pelaku, yang sering mengirimkan foto tidak senonoh. Aksi tak berakhlak ini diakui dimulai pelaku, di bulan Maret lalu,” ungkap Yanny, ketika dikonfirmasi Manado Post, Senin (12/7/2021)

Baca Juga:  Kasus Viral: Polisi Amankan 4 Pelaku Perundungan Anak Perempuan di Minahasa, ada yang di Bawah Umur

 

 

 

 

Dilanjutkannya, pelaku yang diduga makin terpuaskan hasrat menyimpang nya tersebut. Melanjutkan aksi tak terpuji lebih ganas lagi. Kali ini, sambil memegang alat kelaminnya, pelaku mengirimkan video tak senonoh kepada sejumlah target incarannya.

 

 

 

 

“Jadi tak hanya foto-foto saja. Pelaku juga membuat video. Dan dikirimkan ke seluruh targetnya, yang kebanyakan berusia di rentang 13-19 tahun. Jadi modus operandinya, pelaku mendapatkan nomor telepon korbannya melalui, chatting di media sosial. Kebanyakan korban nyatanya, teman dekatnya di medsos. Setelah mengantongi nomor para korbannya, pelaku kemudian menghubungi korban dengan nomor baru, setelahnya dilanjutkan dengan video call. Guna memamerkan alat kelaminnya,” beber dia.

 

 

 

 

“Untuk Kota Tomohon sendiri, ada kurang lebih 10 gadis yang diteror oleh pelaku. Ada juga korban dari Kota Manado dan Minahasa. Pelaku sudah kita amankan, Minggu (11/7) sekira Pukul 23.15 WITA. Dari informasi yang kita olah, tim sempat menyambangi rumah pelaku di Kecamatan Tomohon Utara. Tapi pelaku tidak berada di rumahnya. Setelahnya dilakukan pengembangan, pelaku akhirnya berhasil kita bekuk di salah tempat kost, tak jauh dari tempat tinggalnya,” paparnya lagi.

Baca Juga:  Nekat Bikin Onar di RS, 2 Pemuda Tomohon Diciduk Totosik

 

 

 

Selain mengamankan pelaku, Tim URC Totosik juga turut menyita sejumlah barang bukti diantaranya, 1 Unit Telpon Genggam merek Vivo V11 warna biru, 1 kartu perdana Telkomsel Halo nomor 08113595***,  1 kartu perdana Tri nomor 089693090*** .

 

 

“Dan yang perlu diketahui juga, pelaku mengakui sudah 4 kali menyetubuhi sejumlah korbannya. Hanya saja, dari pengakuan pelaku, para korban tersebut tidak berdomisili di Kota Tomohon. Hal ini akan didalami dalam penyelidikan Nantinya,” pungkas Yanny.

 

 

 

 

Diketahui, hal yang dilakukan pelaku cenderung mengarah pada gangguan kejiwaan ekshibisionisme.  Ekshibisionisme adalah penyimpangan seksual (sexual deviation) yang ditandai dengan, adanya perilaku memperlihatkan alat kelamin seseorang pada orang asing. Perilaku ini dilatarbelakangi dengan adanya fantasi seksual dan dorongan seksual yang kuat.

 

 

 

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru