22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Bertambah 2, Warga Tomohon Positif Covid-19 Jadi 9 Orang

TOMOHON- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Tomohon bertambah dua orang. Hal ini diketahui usai Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Sulut mengumumkannya Selasa, (12/5) kemarin.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh mengatakan, meski bertambah dua orang yang positif, namun Kota Tomohon tetap harus mengucap syukur dengan berita gembira pada rilis dua hari sebelumnya di mana 4 orang terkonfirmasi positif telah dinyatakan sembuh.

“Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang bertambah dua orang, yaitu pasien perempuan usia 11 tahun dan usia 34 tahun, keduanya dari dari Kecamatan Tomohon Selatan,” terangnya.

Kata dia, riwayat pasien yang berusia 11 tahun merupakan kontak erat resiko tinggi dengan pasien terkonfirmasi positif sebelumnya. “Saat ini pasien sementara dirawat di salah satu fasilitas kesehatan swasta di Kota Manado,” jelas dia.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjutnya, untuk pasien perempuan usia 34 tahun, merupakan karyawan salah satu fasilitas kesehatan swasta di Kota Tomohon. “Dan saat ini pasien sedang dirawat di ruang isolasi fasilitas kesehatan swasta tersebut. pasien merupakan hasil rapid reaktif sebelumnya yang sudah pernah dirilis,” timpanya.

Dia menambahkan, sampai saat ini terhadap pasien tersebut masih dalam penelusuran sumber penularannya. ”Kami masih coba tracking sumbernya, sejauh ini pasien kami golongkan pada pasien yang merupakan individual case,” ungkapnya.

Dia melanjutkan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tomohon yang di rawat saat ini ada 3 orang. “Semuanya berasal dari Kecamatan Tomohon Selatan. Kemudian yang sembuh ada lima orang, kemudian yang meninggal satu orang. Sehingga akumulasi semuanya berjumlah sembilan orang,” tukas dia.

Di sisi lain Eldryts Rau, warga Kota Tomohon mengatakan, angka ini merupakan warning keras bagi masyarakat. “Berapa banyak lagi masyarakat yang harus menjadi korban oleh karena kelalaian kita menjalankan anjuran pemerintah,” ucapnya.

Kata dia, saat ini merupakan momen penting bagi masyarakat Kota Tomohon untuk membuktikan kesatuan dan persatuan yang ada. “Ikuti maklumat pemerintah, jaga jarak, rajin cuci tangan, pakai masker. Pemerintah kali ini harus tegas dengan aturan yang ada, mau tidak mau harus begitu demi memastikan keselamatan warga,” pungkasnya. (asr)

TOMOHON- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Tomohon bertambah dua orang. Hal ini diketahui usai Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Sulut mengumumkannya Selasa, (12/5) kemarin.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh mengatakan, meski bertambah dua orang yang positif, namun Kota Tomohon tetap harus mengucap syukur dengan berita gembira pada rilis dua hari sebelumnya di mana 4 orang terkonfirmasi positif telah dinyatakan sembuh.

“Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang bertambah dua orang, yaitu pasien perempuan usia 11 tahun dan usia 34 tahun, keduanya dari dari Kecamatan Tomohon Selatan,” terangnya.

Kata dia, riwayat pasien yang berusia 11 tahun merupakan kontak erat resiko tinggi dengan pasien terkonfirmasi positif sebelumnya. “Saat ini pasien sementara dirawat di salah satu fasilitas kesehatan swasta di Kota Manado,” jelas dia.

Lanjutnya, untuk pasien perempuan usia 34 tahun, merupakan karyawan salah satu fasilitas kesehatan swasta di Kota Tomohon. “Dan saat ini pasien sedang dirawat di ruang isolasi fasilitas kesehatan swasta tersebut. pasien merupakan hasil rapid reaktif sebelumnya yang sudah pernah dirilis,” timpanya.

Dia menambahkan, sampai saat ini terhadap pasien tersebut masih dalam penelusuran sumber penularannya. ”Kami masih coba tracking sumbernya, sejauh ini pasien kami golongkan pada pasien yang merupakan individual case,” ungkapnya.

Dia melanjutkan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tomohon yang di rawat saat ini ada 3 orang. “Semuanya berasal dari Kecamatan Tomohon Selatan. Kemudian yang sembuh ada lima orang, kemudian yang meninggal satu orang. Sehingga akumulasi semuanya berjumlah sembilan orang,” tukas dia.

Di sisi lain Eldryts Rau, warga Kota Tomohon mengatakan, angka ini merupakan warning keras bagi masyarakat. “Berapa banyak lagi masyarakat yang harus menjadi korban oleh karena kelalaian kita menjalankan anjuran pemerintah,” ucapnya.

Kata dia, saat ini merupakan momen penting bagi masyarakat Kota Tomohon untuk membuktikan kesatuan dan persatuan yang ada. “Ikuti maklumat pemerintah, jaga jarak, rajin cuci tangan, pakai masker. Pemerintah kali ini harus tegas dengan aturan yang ada, mau tidak mau harus begitu demi memastikan keselamatan warga,” pungkasnya. (asr)

Most Read

Artikel Terbaru

/