24.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Rebutan Mic Saat Karaokean, Kepala Pria di Tomohon Bocor Dihantam Kayu

 

 

MANADOPOST.ID–Tindakan penganiayaan kembali terjadi di Kota Tomohon. Kali ini nasib apes dialami Bertje Polii (46), Warga Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara. Dirinya harus mengalami luka sobek di bagian kepala, usai diduga dianiaya pelaku Jemmy Moningka (43), warga yang sama dengan korban.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

 

 

 

Dikatakan Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto SIK melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat adanya tindakan kriminal penganiayaan. Tak tunggu lama, Tim URC Totosik langsung bergegas ke TKP.

 

 

 

 

“Tim mendapatkan laporan dari masyarakat, adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku JM alias Sangke, kepada korban Bertje Polii. Benar saja, dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka sobek di bagian kepala. Yang diduga berasal dari hantaman benda tumpul,” ungkap Watung, ketika diwawancarai, Selasa (14/12).

 

 

 

 

Lebih jauh dijelaskan, polisi berambut gondrong ini, awal mula kejadian sesuai hasil interogasi dan pengumpulan informasi di lapangan. Bermula kala, pelaku pada Senin (13/12) sekira pukul 23.30 WITA  dalam perjalanan pulang ke rumah. Usai ibadah pra Natal kolom, kemudian berpapasan dengan saksi Janri Manopo. Saksi mengajak pelaku untuk mampir kerumahnya untuk bersantai,” terang Watung.

 

Dilanjutkannya, pelaku pun menerima ajakan saksi dan selanjutnya mampir sekaligus melaksanakan pesta miras sambil berkaraoke di situ. Sedang asyik berkaraoke bersama beberapa orang,  tiba-tiba korban merampas mic yang digunakan pelaku. Sontak, adu mulut pun terjadi namun dilerai beberapa orang yang ada.

 

“Setelahnya, pelaku beranjak pulang pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah, pelaku mendengar korban memanggil-manggil pelaku dari depan rumah. Namun pelaku tidak diijinkan saudara pelaku untuk keluar dari rumah. 30 menit kemudian pelaku keluar dari rumah dan mendapati korban sudah tidak ada. Selanjutnya, pelaku menuju ke rumah korban. Sebelum memasuki rumah korban, pelaku mengambil sepotong kayu. Usai membangunkan korban, pelaku langsung menghujani korban dengan pukulan ke arah kepala. Puas dengan perbuatannya, pelaku pun meninggalkan korban,” bebernya.

 

“Pelaku berhasil kita amankan, sekira 1 jam usai kejadian. Saat ini pelaku bersama barang bukti, kayu berukuran 14 cm sudah kita amankan di Mapolres Tomohon, guna menjalani penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kunci Watung.

 

Julius Laatung

 

 

MANADOPOST.ID–Tindakan penganiayaan kembali terjadi di Kota Tomohon. Kali ini nasib apes dialami Bertje Polii (46), Warga Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara. Dirinya harus mengalami luka sobek di bagian kepala, usai diduga dianiaya pelaku Jemmy Moningka (43), warga yang sama dengan korban.

 

 

 

 

Dikatakan Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto SIK melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat adanya tindakan kriminal penganiayaan. Tak tunggu lama, Tim URC Totosik langsung bergegas ke TKP.

 

 

 

 

“Tim mendapatkan laporan dari masyarakat, adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku JM alias Sangke, kepada korban Bertje Polii. Benar saja, dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka sobek di bagian kepala. Yang diduga berasal dari hantaman benda tumpul,” ungkap Watung, ketika diwawancarai, Selasa (14/12).

 

 

 

 

Lebih jauh dijelaskan, polisi berambut gondrong ini, awal mula kejadian sesuai hasil interogasi dan pengumpulan informasi di lapangan. Bermula kala, pelaku pada Senin (13/12) sekira pukul 23.30 WITA  dalam perjalanan pulang ke rumah. Usai ibadah pra Natal kolom, kemudian berpapasan dengan saksi Janri Manopo. Saksi mengajak pelaku untuk mampir kerumahnya untuk bersantai,” terang Watung.

 

Dilanjutkannya, pelaku pun menerima ajakan saksi dan selanjutnya mampir sekaligus melaksanakan pesta miras sambil berkaraoke di situ. Sedang asyik berkaraoke bersama beberapa orang,  tiba-tiba korban merampas mic yang digunakan pelaku. Sontak, adu mulut pun terjadi namun dilerai beberapa orang yang ada.

 

“Setelahnya, pelaku beranjak pulang pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah, pelaku mendengar korban memanggil-manggil pelaku dari depan rumah. Namun pelaku tidak diijinkan saudara pelaku untuk keluar dari rumah. 30 menit kemudian pelaku keluar dari rumah dan mendapati korban sudah tidak ada. Selanjutnya, pelaku menuju ke rumah korban. Sebelum memasuki rumah korban, pelaku mengambil sepotong kayu. Usai membangunkan korban, pelaku langsung menghujani korban dengan pukulan ke arah kepala. Puas dengan perbuatannya, pelaku pun meninggalkan korban,” bebernya.

 

“Pelaku berhasil kita amankan, sekira 1 jam usai kejadian. Saat ini pelaku bersama barang bukti, kayu berukuran 14 cm sudah kita amankan di Mapolres Tomohon, guna menjalani penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kunci Watung.

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/