alexametrics
28.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Nahas, Diduga Depresi, Pemuda Tomohon Nekat Gantung Diri di Kebun

 

MANADOPOST.ID–Entah apa yang merasuki  pemuda DT alias Daniel (33) warga Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon. Sehingga berbuat nekat menghabisi dirinya sendiri. Sekira, Pukul 06.00 WITA, DT ditemukan tak bernyawa dalam keadaan gantung diri di Perkebunan Lik-liken, Kelurahan Kakaskasen Dua.

 

 

 

 

 

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK melalui Kapolsek Tomohon Utara Iptu Hence Supit ketika dikonfirmasi tak menampik adanya peristiwa gantung diri tersebut.

 

 

 

 

 

Dikatakannya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh pamannya Erens Rumondor saat hendak melakukan kegiatan sehari-hari di kebun.

 

 

 

“Kamis pagi, saat itu Erens bersama istrinya menuju ke perkebunan.Saat itu keduanya melihat pintu di salah satu pondok di kebun terbuka.Mereka pun langsung masuk dan melihat keadaan di dalam. Keduanya pun kaget usai melihat sosok tubuh manusia yang tergantung dengan tali terlilit di bagian leher,” ungkap Supit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dilanjutkan Supit, dalam keadaan takut dan panik, keduanya langsung berinisiatif melaporkan temuannya itu kepada aparat pemerintah setempat dan petugas kepolisian.

 

 

 

“Berdasarkan laporan tersebut, anggota kami langsung bergegas ke lokasi kejadian perkara. Dan melakukan olah TKP, sambil menunggu tim identifikasi dari Polres Tomohon,” ujar Supit.

 

 

 

 

Tak berlangsung lama, Tim Identifikasi Reskrim Polres Tomohon dipimpin oleh KBO Ipda Simon Wandersteyt langsung bertindak mencari seluk beluk penyebab kematian korban.

 

 

 

 

“Dari hasil identifikasi, korban meninggal karena gantung diri. Sehingga dari jasad korban, di bagian hidung mengeluarkan cairan putih, dan keluar sperma dari alat vitalnya. Sesuai keterangan dari pihak keluarga, korban tengah mengalami depresi,” terang Ipda Simon

 

 

 

Pihaknya pun menyebut, kala korban ditemukan, diketahui Daniel melakukan aksi nekatnya ini dengan cara melilitkan tali di lehernya dan mengikatnya di batang bambu sebagai penyangga.

 

 

 

 

Terpisah,  Lurah Kakaskasen Dua Stevy Tumbelaka menuturkan tak lama usai dilakukan evakuasi, jasad Dainel langsung dimakamkan.

 

 

Julius Laatung

 

MANADOPOST.ID–Entah apa yang merasuki  pemuda DT alias Daniel (33) warga Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon. Sehingga berbuat nekat menghabisi dirinya sendiri. Sekira, Pukul 06.00 WITA, DT ditemukan tak bernyawa dalam keadaan gantung diri di Perkebunan Lik-liken, Kelurahan Kakaskasen Dua.

 

 

 

 

 

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK melalui Kapolsek Tomohon Utara Iptu Hence Supit ketika dikonfirmasi tak menampik adanya peristiwa gantung diri tersebut.

 

 

 

 

 

Dikatakannya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh pamannya Erens Rumondor saat hendak melakukan kegiatan sehari-hari di kebun.

 

 

 

“Kamis pagi, saat itu Erens bersama istrinya menuju ke perkebunan.Saat itu keduanya melihat pintu di salah satu pondok di kebun terbuka.Mereka pun langsung masuk dan melihat keadaan di dalam. Keduanya pun kaget usai melihat sosok tubuh manusia yang tergantung dengan tali terlilit di bagian leher,” ungkap Supit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dilanjutkan Supit, dalam keadaan takut dan panik, keduanya langsung berinisiatif melaporkan temuannya itu kepada aparat pemerintah setempat dan petugas kepolisian.

 

 

 

“Berdasarkan laporan tersebut, anggota kami langsung bergegas ke lokasi kejadian perkara. Dan melakukan olah TKP, sambil menunggu tim identifikasi dari Polres Tomohon,” ujar Supit.

 

 

 

 

Tak berlangsung lama, Tim Identifikasi Reskrim Polres Tomohon dipimpin oleh KBO Ipda Simon Wandersteyt langsung bertindak mencari seluk beluk penyebab kematian korban.

 

 

 

 

“Dari hasil identifikasi, korban meninggal karena gantung diri. Sehingga dari jasad korban, di bagian hidung mengeluarkan cairan putih, dan keluar sperma dari alat vitalnya. Sesuai keterangan dari pihak keluarga, korban tengah mengalami depresi,” terang Ipda Simon

 

 

 

Pihaknya pun menyebut, kala korban ditemukan, diketahui Daniel melakukan aksi nekatnya ini dengan cara melilitkan tali di lehernya dan mengikatnya di batang bambu sebagai penyangga.

 

 

 

 

Terpisah,  Lurah Kakaskasen Dua Stevy Tumbelaka menuturkan tak lama usai dilakukan evakuasi, jasad Dainel langsung dimakamkan.

 

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/