24.6 C
Manado
Jumat, 18 Juni 2021
spot_img

Begini Cara RSU GMIM Bethesda Maksimalkan Layanan di Era Pandemi

MANADOPOST.ID— Rumah Sakit Umum (RSU) GMIM Bethesda Tomohon tingkatkan kualitas pelayanan, dengan memperkuat profesionalitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal ini diungkapkan Direktur dr Ramon Amiman melalui Wakil Direktur Bidang Pelayanan  Medik dan Keperawatan dr Ellaine Wenur MKes.

“Itu kami lakukan mulai dari  Instalasi Gawat Darurat hingga sampai di dalam. Manajemen sementara membangun itu bukan hanya SDMnya tapi juga pembangunan fisik yang bisa dilihat langsung,” ungkapnya.

Lanjutnya, dr Ramon, sapaan akrab direktur senantiasa melakukan koordinasi bersama semua staf dalam menata pelayanan yang dilakukan di RSU GMIM Bethesda Tomohon.

“Baik pembangunan fisik rumah sakit, terlebih lagi pembangunan  serta Kesejahteraan SDM yang ada,” imbuhnya.

Katanya, guna mengikuti perkembangan pelayanan kesehatan era pandemi sekarang ini, petugas medis di gawat darurat dibekali dengan pengetahuan serta ketrampilan dalam memilah antara pasien infeksius, non infeksius hingga yang harus masuk ruang perawatan isolasi.

“Jangan sampai bersinggungan, jadi triase itu harus dilakukan, kalau tidak begitu, artinya pelayanan yang kami berikan belum maksimal, kami meminimalisir kemungkinan yang ada,” sebut dia.

Dia melanjutkan, salah satu upaya peningkatan kualitas petugas medis yang ada di RSU Bethesda, setiap minggunya dilakukan pembahasan kasus-kasus yang menarik perhatian ataupun yang menyebabkan kematian.

“Jadi disitu ada proses pembelajaran bagi SDM kami yang disampaikan langsung oleh dokter spesialis kami, sehingga kedepan mitigasi terhadap kasus yang sama langsung bisa ditangani dengan baik,” terangnya.

Lanjutnya, salah satu pelayanan yang khas dimiliki RSU Bethesda Tomohon ini adalah layanan Pastoral Sosial Medik.

“Ini yang tidak dimiliki rumah sakit lainnya yang bukan di bawah yayasan Medika. Jadi kunjungan ke pasien bukan hanya petugas medis, tapi juga hamba-hamba Tuhan yang memang disiapkan disini,” jelas dia.

Dia menambahkan, hingga saat ini total tempat tidur yang disiapkan berjumlah 187 tempat tidur untuk semua rawat inap.

“Kami tetap koordinasi dengan kemenkes, disini ada 30 persen untuk pasien isolasi,” ucap dia.

Dia berharap masyarakat tidak perlu kuatir untuk datang ke rumah sakit jika membutuhkan layanan kesehatan.

“Di sini tak perlu kuatir, kami layani maksimal, jangan takut, kami sudah mitigasi semua kemungkinan yang ada. SDM kami pun sudah profesional, terampil dengan wawasan kesehatan yang mumpuni,” pungkasnya. (asyer)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru