25 C
Manado
Sabtu, 15 Mei 2021
spot_img

Tenaga Pendidik Masuk Prioritas Rekrutmen CPNS

MANADOPOST.ID–Mendorong citra Kota Tomohon kembali menjadi kiblat pendidikan di Sulawesi Utara. Pemerintah Kota Tomohon di tahun ini bakal membuka pintu rekrutmen bagi tenaga guru.

Hal ini disampaikan Wali Kota-Wakil Wali Kota Tomohon Caroll Senduk-Wenny Lumentut, usai melantik Pejabat Fungsional Tertentu, di GOR Babe Palar, Senin (15/3) lalu.

“Tahun ini sudah dibahas bersama SKPD terkait, ada peluang untuk rekrutmen CPNS Guru. Kita prediksi bisa sampai 70 orang,” ungkap Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH didampingi Wakil Wali Kota Wenny Lumentut SE, ketika diwawancarai.

Lanjut dia, pihaknya pun akan memberikan perhatian khusus bagi pelayanan publik di SKPD strategis. Semisal layanan pendidikan, kesehatan dan pekerjaan sarana penunjang publik.

“Tentunya rasio kebutuhan SDA dan anggaran daerah harus sejalan. Intinya apa yang sudah ditetapkan nanti, baik formasi umum dan tenaga pendidik, itu sudah melewati kajian dan ketentuan yang berlaku,” ujar dia.

Di lain tempat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Daerah Kota Tomohon Josias Makalew melalui Sekretaris Dinas Eden Kawung mengatakan, dari keseluruhan plotting tenaga pendidik tersebut, didominasi oleh kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K. “Iya, dari total 70 kuota tenaga pendidik, yang nantinya kita rekrut itu semuanya berskema P3K,” ujar Kawung.

Lebih jauh dijelaskan Kawung, dari total kuota tenaga pendidik tersebut, hanya bisa diikuti guru yang sudah lebih dulu masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Atau biasa disebut dengan Guru Tidak Tetap (GTT).

Diketahui, dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikda) Daerah Kota Tomohon. Jumlah GTT yang ada di Kota Bunga berjumlah kurang lebih 300 orang.

“Yang masuk prioritas rekrutmen CPNS tahun ini memang untuk profesi guru. Ada 70 kuota tenaga pendidik yang sementara disusun, tentunya berkoordinasi dengan pihak BKN Regional XI Manado. Nah, dari situ nantinya mereka akan ditetapkan sebagai P3K. Selain mendapatkan gaji sesuai UMP, mereka juga nantinya mendapatkan tunjangan lain yang sesuai aturan dan dana pensiun,” beber Kawung. Sembari menambahkan, dari laporan SKPD terkait ke BKPSDM Daerah Kota Tomohon, setiap tahunnya ada 10-20 Guru PNS yang purna bakti.

Dikatakan Kawung, dari keseluruhan kuota CPNS Tahun 2021 yang diusulkan ke pemerintah pusat dan berkoordinasi berjenjang. Pemkot Tomohon nantinya membuka pintu abdi negara berkisar 120-150 orang.

“Dari 70 kursi untuk tenaga pendidik P3K, sisanya itu tenaga teknis. Semuanya nantinya di test oleh BKN Regional XI Manado. Pakai sistem CAT pastinya. Ini sementara dikoordinasikan juga dengan pihak BKN, apakah dimungkinkan nantinya pelaksanaan test CPNS ini bisa dilaksanakan di Tomohon. Kita sudah punya sarana pendukung, tinggal sistemnya saja nanti dikoordinasikan dengan BKN,” tukasnya.

“Sampai dengan tutup tahun lalu, untuk jumlah PNS yang pensiun itu berjumlah kurang lebih 60 orang,” pungkas Kawung.(yol/gnr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru