alexametrics
30.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Selter Sekkot Tomohon, Suluh: Tak Sampai Tiga Bulan Selesai

MANADOPOST.ID—Proses Seleksi Terbuka (Selter) Penjaringan Calon Pejabat Pimpinan Tinggi atau Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon. Dipastikan berjalan cepat, mengingat masih merebaknya Pandemi Covid-19. Yang menuntut eksekutif harus memberikan perhatian ekstra bagi penanggulangan bencana non-alam.

 

 

 

Dari estimasi waktu Selter yang dipatok tiga bulan, dikatakan Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Penjaringan Calon Pejabat Pimpinan Tinggi atau Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon Femly Suluh. Pihaknya enggan berlama-lama, menentukan siapa pejabat definitif pengguna DB 6 G di Kota Bunga nantinya.

 

 

 

“Yang penting semua syarat, prosedur hingga mekanisme, berjalannya Pansel ini sudah kita kantongi. Mengingat masih dalam masa penanganan Pandemi Covid-19. Saya kira proses seleksi ini bisa lebih cepat kita laksanakan. Tak perlu disesuaikan dengan rentang waktu yang ditetapkan,” ujar Suluh, ketika diwawancarai Manado Post, Selasa (18/5/2021)

 

 

 

“Rekomendasi Kementerian Dalam Negeri hingga persetujuan Mendagri sudah ada.  Begitu juga rekomendasi KASN, tinggal running aja,” tukasnya lagi.

 

 

 

Dilanjutkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulut ini, seluruh pejabat lintas daerah dimungkinkan untuk ikut serta dalam proses seleksi. Asalkan, Suluh bilang, mengantongi rekomendasi kepala daerah masing-masing.

 

 

“Yang pasti, seleksi ini dibuka bagi siapa saja. Asalkan memenuhi syarat dan ketentuan. Yang dari Tomohon  bisa ikut, asalkan ada rekomendasi dari pejabat pembina kepegawaian atau wali kota. Begitu juga yang berasal dari kabupaten/kota lain. Harus dapat izin dari gubernur atau kepala daerahnya dulu,” terang dia.

 

 

 

Sembari menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya bersama perwakilan Pemkot Tomohon. Akan menggelar rapat bersama guna menetapkan tahapan Selter, yang nantinya akan diumumkan kepada publik.

 

 

Julius Laatung 

 

 

MANADOPOST.ID—Proses Seleksi Terbuka (Selter) Penjaringan Calon Pejabat Pimpinan Tinggi atau Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon. Dipastikan berjalan cepat, mengingat masih merebaknya Pandemi Covid-19. Yang menuntut eksekutif harus memberikan perhatian ekstra bagi penanggulangan bencana non-alam.

 

 

 

Dari estimasi waktu Selter yang dipatok tiga bulan, dikatakan Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Penjaringan Calon Pejabat Pimpinan Tinggi atau Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon Femly Suluh. Pihaknya enggan berlama-lama, menentukan siapa pejabat definitif pengguna DB 6 G di Kota Bunga nantinya.

 

 

 

“Yang penting semua syarat, prosedur hingga mekanisme, berjalannya Pansel ini sudah kita kantongi. Mengingat masih dalam masa penanganan Pandemi Covid-19. Saya kira proses seleksi ini bisa lebih cepat kita laksanakan. Tak perlu disesuaikan dengan rentang waktu yang ditetapkan,” ujar Suluh, ketika diwawancarai Manado Post, Selasa (18/5/2021)

 

 

 

“Rekomendasi Kementerian Dalam Negeri hingga persetujuan Mendagri sudah ada.  Begitu juga rekomendasi KASN, tinggal running aja,” tukasnya lagi.

 

 

 

Dilanjutkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulut ini, seluruh pejabat lintas daerah dimungkinkan untuk ikut serta dalam proses seleksi. Asalkan, Suluh bilang, mengantongi rekomendasi kepala daerah masing-masing.

 

 

“Yang pasti, seleksi ini dibuka bagi siapa saja. Asalkan memenuhi syarat dan ketentuan. Yang dari Tomohon  bisa ikut, asalkan ada rekomendasi dari pejabat pembina kepegawaian atau wali kota. Begitu juga yang berasal dari kabupaten/kota lain. Harus dapat izin dari gubernur atau kepala daerahnya dulu,” terang dia.

 

 

 

Sembari menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya bersama perwakilan Pemkot Tomohon. Akan menggelar rapat bersama guna menetapkan tahapan Selter, yang nantinya akan diumumkan kepada publik.

 

 

Julius Laatung 

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/