25.4 C
Manado
Sabtu, 31 Juli 2021

SBANL: Tomohon Harus Mandiri Benih Krisan, Potensi Agroeduwisata Menjanjikan

 

MANADOPOST.ID—Kota Tomohon dikenal dengan potensi pariwisata, sekaligus keindahan aneka ragam bunganya. Bahkan, berkat bunga, salah satu iven tahunan pariwisata berskala internasional digelar. Apalagi kalau bukan Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF). Menopang potensi sekaligus pemberdayaan masyarakat pegiat florikultura di Kota Sejuk. Lebih khusus para petani bunga Krisan di Tomohon. Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Ir Stefanus BAN Liow MAP, bersama tim Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK),  meninjau tempat pembibitan Bunga di Show Window Dinas Pertanian Tomohon, Kakaskasen, tengah pekan lalu.

 

 

 

 

Pada kesempatan tersebut, SBANL sapaan akrab Anggota DPD RI Perwakilan Sulut ini, meminta bunga Krisan yang ada di dataran tinggi di Tomohon, untuk terus ditunjang produktivitasnya. Pun dengan seluruh kebutuhan dari para petani.

 

 

 

 

“Ke depan, Kota Tomohon harus mandiri dalam hal penyediaan benih krisan. Karena sampai saat ini kebutuhan benih krisan Tomohon masih sebagian besar dipasok dari luar Sulut, khususnya Pulau Jawa,” ujar SBANL.

 

 

Budidaya krisan, sebut mantan Ketua PKB GMIM ini, baiknya dikembangkan bahkan kalau perlu mengarah sampai Agroeduwisata. “Di dalamnya mencakup produksi, edukasi dan wisata krisan” kata pria murah senyum ini.

 

Di sela kunjungan, rombongan juga melihat kesiapan green house sebanyak tujuh unit yang telah direnovasi BB Mektan dan siap digunakan.

 

 

Renovasi tersebut meliputi perbaikan atap plastik UV, insect net, sistem irigasi, serta pengolahan media tanam.

 

 

Turut hadir dalam rombongan, Kepala BPTP Sulut Dr Steivie Karouw STP MSc, Sekretaris Dinas Pertanian Kota Tomohon Dr Karel Lala, serta Tim RPIK Krisan Dataran Tinggi Tomohon.

 

Julius Laatung

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru