29C
Manado
Selasa, 19 Januari 2021

Dieksekusi Kejaksaan, Terpidana PD Pasar Dibui Tiga Tahun

MANADOPOST.ID—Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon akhirnya mengeksekusi tersangka kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) berinisial HK.

HK diketahui sebelumnya terlilit dalam kasus peminjaman dana segar, di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Wilken Beriman, medio tahun 2015 silam. HK pun diduga menjadi aktor penting pinjaman siluman berbanderol Rp.218.951.500, yang belakangan digunakan bukan untuk kepentingan publik. Namun, semata hanya untuk kepentingan pribadi.

Kepala Kejari Tomohon Immannuel Richendery Hot SH MH, melalui Kasie Intel James Pade SH mengatakan, eksekusi terpidana HK berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 3199 K/Pid.Sus/2020 yang menyatakan Terdakwa HK, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tipikor.

Atasnya dijatuhkan pidana penjara selama tiga tahun dengan denda sebesar Rp50 juta dengan ketentuan apabila Pidana denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama dua (2) bulan.

“Eksekusi terhadap Terdakwa HK dilakukan Kasie Pidana Khusus, Rabu (kemarin). HK saat ini ditahan di Lapas Perempuan Kota Tomohon,” ungkap James, Kamis (17/12) kemarin di ruang kerjanya.

Ditambahkan James, HK sebelumnya telah divonis hukuman empat tahun penjara dari Kejati Sulut. “Tersangka HK, terbukti melakukan peminjaman uang sebesar Rp.218.951.500 dan tersangka lainnya yang sementara kita proses juga, yakni RN sebesar Rp.199.833.000. Modusnya sama, melakukan pinjaman untuk kepentingan pribadi,” beber James.

Dilanjutkan dia, pihaknya tetap komit dalam upaya menegakkan supremasi hukum. “Apalagi saat ini, banyak alokasi anggaran pusat yang diperuntukkan bagi percepatan penanganan pandemi. Ini harus menjadi perhatian semua pihak,” lugasnya.

Pihaknya berharap, dukungan dan masukkan dari seluruh elemen masyarakat, dalam konteks mengawasi dan memberikan informasi. Bila terjadi tindakan yang tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.(jul/gnr)

Artikel Terbaru