24.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Kowaas Minta PPDP Wajib Utamakan Protokol Kesehatan

MANADOPOST.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon meminta Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk mengedepankan protokol kesehatan saat bertugas.

Karena, PPDP akan banyak mengelilingi kelurahan. Pola kerjanya juga secara door-to-door. Potensi terpaparnya Covid-19 tak terhindarkan.

Mencegah hal tersebut terjadi, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut melalui Komisioner Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat Stenly Kowaas menginstruksikan kepada seluruh PPDP untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan hingga lingkungan.

“Karena pemerintah setempat punya database detail warga di lingkungan yang akan didatangi PPDP. Selain, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) mutlak untuk digunakan saat melakukan Coklit,” terang Kowaas.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dirinya pun menyarankan, bagi warga yang diketahui memiliki karakteristik Covid-19, atau yang kini sementara dirawat di rumah sakit, untuk dilakukan Coklit saat sudah dinyatakan sembuh.

“Toh, tahapan Coklit masih panjang. Sampai dengan 13 Agustus nanti. Menjaga kondisi kesehatan sekaligus mencapai hasil Coklit optimal. Jadi dua hal yang sama penting untuk dilakukan PPDP,” pungkas figur low profile ini. (yol/gnr/tkg)

MANADOPOST.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon meminta Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk mengedepankan protokol kesehatan saat bertugas.

Karena, PPDP akan banyak mengelilingi kelurahan. Pola kerjanya juga secara door-to-door. Potensi terpaparnya Covid-19 tak terhindarkan.

Mencegah hal tersebut terjadi, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut melalui Komisioner Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat Stenly Kowaas menginstruksikan kepada seluruh PPDP untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan hingga lingkungan.

“Karena pemerintah setempat punya database detail warga di lingkungan yang akan didatangi PPDP. Selain, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) mutlak untuk digunakan saat melakukan Coklit,” terang Kowaas.

Dirinya pun menyarankan, bagi warga yang diketahui memiliki karakteristik Covid-19, atau yang kini sementara dirawat di rumah sakit, untuk dilakukan Coklit saat sudah dinyatakan sembuh.

“Toh, tahapan Coklit masih panjang. Sampai dengan 13 Agustus nanti. Menjaga kondisi kesehatan sekaligus mencapai hasil Coklit optimal. Jadi dua hal yang sama penting untuk dilakukan PPDP,” pungkas figur low profile ini. (yol/gnr/tkg)

Most Read

Artikel Terbaru

/