32.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Berkas Pelanggaran ASN Dikirim ke KASN

TOMOHON— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon tak main-main, mengawal pelaksanaan pesta demokrasi. Demi terciptanya Pilkada yang berkualitas dan berintegritas.

Dikatakan Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan, pihaknya telah mengirimkan tujuh rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), usai menindaklanjuti kasus dugaan pelanggaran netralitas baik temuan maupun yang dilaporkan masyarakat.

Wajar, dalam beberapa pekan belakangan, Sekretariat Bawaslu Tomohon mendadak menjadi destinasi para oknum ASN yang diduga melanggar netralitas. Di tengah tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Sudah tujuh putusan tentang netralitas ASN, yang ditangani Bawaslu Tomohon. Sudah dilimpahkan ke KASN. Prinsipnya pelanggaran administrasi, memberikan rekomendasi ke KASN, nantinya dari sana akan mengkaji putusan apa yang akan dikenakan kepada oknum ASN,” ungkap Soputan, di sela Rakor Pelaksanaan Penetapan dan Pencabutan Nomor Urut, di Sekretariat KPU Tomohon, Senin (21/9) lalu.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dilanjutkan Soputan, dari keseluruhan laporan yang dikirim ke KASN. Dipastikan Soputan, para oknum KASN melanggar UU Nomor 5, Surat Edaran Mendagri dan Kemenpan Tentang Netralitas ASN. “Bisa saja bertambah nantinya, potensinya ada. Lihat saja di pekan berjalan ini,” tukasnya.

Pihaknya berharap, lewat terjalinnya Penandatanganan MoU bersama Pemerintah Kota Tomohon, di bulan Juli lalu. Pun dengan totalitas penyebaran materi literasi, yang dipasang di seluruh kantor dan SKPD di Kota Bunga. Wajib dijalankan seluruh abdi negara tanpa pengecualian. “Kita (Bawaslu, red) sudah all-out menyebar materi sosialisasi, yang menyangkut dengan netralitas ASN di tengah pelaksanaan Pilkada. Yah kalau dilanggar, berarti siap dengan konsekuensi,” tutup Soputan.(yol/gnr)

TOMOHON— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon tak main-main, mengawal pelaksanaan pesta demokrasi. Demi terciptanya Pilkada yang berkualitas dan berintegritas.

Dikatakan Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan, pihaknya telah mengirimkan tujuh rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), usai menindaklanjuti kasus dugaan pelanggaran netralitas baik temuan maupun yang dilaporkan masyarakat.

Wajar, dalam beberapa pekan belakangan, Sekretariat Bawaslu Tomohon mendadak menjadi destinasi para oknum ASN yang diduga melanggar netralitas. Di tengah tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Sudah tujuh putusan tentang netralitas ASN, yang ditangani Bawaslu Tomohon. Sudah dilimpahkan ke KASN. Prinsipnya pelanggaran administrasi, memberikan rekomendasi ke KASN, nantinya dari sana akan mengkaji putusan apa yang akan dikenakan kepada oknum ASN,” ungkap Soputan, di sela Rakor Pelaksanaan Penetapan dan Pencabutan Nomor Urut, di Sekretariat KPU Tomohon, Senin (21/9) lalu.

Dilanjutkan Soputan, dari keseluruhan laporan yang dikirim ke KASN. Dipastikan Soputan, para oknum KASN melanggar UU Nomor 5, Surat Edaran Mendagri dan Kemenpan Tentang Netralitas ASN. “Bisa saja bertambah nantinya, potensinya ada. Lihat saja di pekan berjalan ini,” tukasnya.

Pihaknya berharap, lewat terjalinnya Penandatanganan MoU bersama Pemerintah Kota Tomohon, di bulan Juli lalu. Pun dengan totalitas penyebaran materi literasi, yang dipasang di seluruh kantor dan SKPD di Kota Bunga. Wajib dijalankan seluruh abdi negara tanpa pengecualian. “Kita (Bawaslu, red) sudah all-out menyebar materi sosialisasi, yang menyangkut dengan netralitas ASN di tengah pelaksanaan Pilkada. Yah kalau dilanggar, berarti siap dengan konsekuensi,” tutup Soputan.(yol/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/