27 C
Manado
Sabtu, 31 Oktober 2020

Penetapan Paslon, Peserta Dibatasi

TOMOHON— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon terus melaksanakan tahapan pelaksanaan Pilkada. Memaksimalkan pesta demokrasi sekaligus mengoptimalkan pencegahan pandemi Covid-19, tentunya jadi prioritas penyelenggara.

Sesuai jadwal tahapan, Rabu (hari ini, red) KPU Kota Tomohon menjadwalkan pelaksanaan Tahapan Penetapan Paslon. Sejalan dengan itu, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut menegaskan, jumlah peserta yang diperbolehkan masuk ke meja sekretariat tak lebih dari 30 orang. Hal ini dilakukan, guna memutus mata rantai penyebaran pandemi di Kota Bunga. Terlebih, ketakutan akan munculnya “Klaster Pilkada” jadi concern tersendiri KPU.

“Seluruh Bapaslon yang hadir, dalam sekali waktu juga tidak apa-apa. Asalkan tidak melebihi 30 orang. Jangan sampai, semangat sukses Pilkada, tidak mendukung pencegahan dan upaya memutus rantai pandemi,” tegas Lasut, di sela Rakor bersama Bawaslu, Bapaslon, Polri-TNI dan instansi terkait, Senin (21/9) lalu.

Lanjut Lasut, berkaca dari kegiatan sebelum,  seluruh Bapaslon diminta untuk tidak mengerahkan massa secara berlebihan. Tak terkecuali, pun dengan antusiasme pendukung sekalipun. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan aparat berwajib, guna memaksimalkan jalannya tahapan. Yang sejalan dengan arahan pelaksanaan protokol kesehatan. “Kembali lagi saya tegaskan, jangan ada arak-arakan. Baik di tahapan penetapan dan pencabutan nomor urut. Mohon ini diperhatikan seluruh Bapaslon,” tutup Lasut.

“Ini berlaku, di agenda penyerahan berita acara penetapan paslon. Hingga pencabutan nomor urut. Teknisnya, nantinya seluruh Bapaslon bersama LO-Penghubung, akan kita berikan undangan. Untuk mengambil id card. Jadi jelas dan kelihatan siapa yang bisa masuk. Media juga akan diberikan akses khusus, seluruh Bapaslon dan tim juga wajib membawa perlengkapan standar protokol kesehatan. Sebelum, pencabutan nomor urut di tanggal 24 (esok,red), ada pengundian siapa yang nantinya mencabut nomor urut lebih dulu,” terang dia.(yol/gnr)

-

Artikel Terbaru

Selisih dengan CEP-SSL 40%, Ini Alasan OD-SK Tetap Perkasa

MANADOPOST.ID—Petahana Olly Dondokambey-Steven Kandouw sangat perkasa. Tingkat elektabilitas mencapai 64,3. Selisih dengan jawara kedua Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) capai 40 persen. Di mana paslon nomor urut 1 ini hanya mendapat 22,3 persen.

LSI: OD-SK Unggul 64,3

MANADOPOST.ID—Kurang dari dua bulan pelaksanaan pilkada 9 Desember mendatang, pasangan incumbent Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) tetap bertengger di posisi pertama.

Pjs Bupati Minsel Warning Kepsek

MANADOPOST.ID—Pjs Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Meiki Onibala, kembali mengeluarkan warning keras. Kali ini, diarahkan ke kepala sekolah (kepsek) di Minsel. Terkait sikap dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2020.

Ketua Bapilu Demokrat Dukung JPAR-Ai

MANADOPOST.ID--Target utama Partai Demokrat merebut kemenangan di Kota Manado sepertinya tak didukung kader sendiri. Teranyar, Ketua Bapilu Demokrat Sulut Darmawati Dareho memilih mendukung pasangan calon Julyeta Paulina Amelia Runtuwene-Harley Mangindaan (JPAR-Ai). Dibanding memenangkan Ketua Demokrat Sulut Mor Bastiaan yang berpasangan dengan Hanny Joost Pajouw.

Anggaran JKN-KIS Minahasa Digeser Tangani Covid-19

MANADOPOST.ID—Pandemi Covid-19 di Kabupaten Minahasa berdampak pada pergeseran anggaran. Salah satunya pergeseran anggaran yang dilakukan terhadap pembayaran iuran BPJS Kesehatan.