alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Insentif Personil Satgas Covid-19 Macet, BPBD Tomohon: Review BPKP Keluar, Langsung Dibayarkan

 

MANADOPOST.ID– Perkembangan pembayaran insentif personil Pengamanan Wilayah (Pamwil) Satgas Covid-19 di Kota Tomohon, yang tersendat sejak bulan September lalu. Kabarnya masih menunggu hasil konsultasi atau review dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Utara. Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Drs Joppie R Kalangi, ketika diwawancarai Manado Post, Senin (22/11).

 

 

“Kita menunggu hasil review dari BPKP Sulut turun. Setelah itu, saya pastikan bisa segera diproses untuk pembayaran insentif Satgas Covid-19,” ungkap Kalangi.

 

 

“Jangankan kita (BPBD, red), di Dinkes, Dinsos dan Diskominfo juga sementara berproses pencairannya,” sambungnya lagi.

 

 

Dijelaskannya, sembari menunggu hasil review dari BPKP keluar. Pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Kedaruratan baru tertanggal 10 November hingga 9 Desember mendatang. Guna menjadi dasar penggunaan anggaran Covid-19, yang masuk pada pagu anggaran Biaya Tak Terduga (BTT).

 

 

“Sudah ada SK Kedaruratan atau SK Tanggap Darurat terbaru yang kita keluarkan. Bisa di cek di Bagian Hukum Setdakot Tomohon. Karena, dalam teknis penggunaan anggaran BTT, hanya bisa digunakan asalkan status kedaruratan Pandemi Covid-19 masih ada di Kota Tomohon. Dengan pertimbangan atau acuan aturan, diantaranya Kepres Nomor 12 Tahun 2020 dan SE Satgas Covid-19 Nomor 6 Tahun 2020. Saya pastikan, begitu review BPKP keluar pastinya langsung ditransfer ke rekening seluruh Satgas Covid-19 Kota Tomohon,” terang dia.

 

Sembari menambahkan, untuk kisaran jumlah insentif yang nantinya dibayarkan berkisar Rp.1 Miliar lebih. Plus insentif tenaga pemakaman berjumlah 28 orang.

 

Sebelumnya, santer beredar kabar di lapangan. Sejumlah personil Satgas Covid-19 Kota Tomohon, yang terdiri dari unsur TNI-Polri mengeluhkan perihal insentif yang belum diterima sejak bulan September lalu.

Julius Laatung

 

MANADOPOST.ID– Perkembangan pembayaran insentif personil Pengamanan Wilayah (Pamwil) Satgas Covid-19 di Kota Tomohon, yang tersendat sejak bulan September lalu. Kabarnya masih menunggu hasil konsultasi atau review dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Utara. Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Drs Joppie R Kalangi, ketika diwawancarai Manado Post, Senin (22/11).

 

 

“Kita menunggu hasil review dari BPKP Sulut turun. Setelah itu, saya pastikan bisa segera diproses untuk pembayaran insentif Satgas Covid-19,” ungkap Kalangi.

 

 

“Jangankan kita (BPBD, red), di Dinkes, Dinsos dan Diskominfo juga sementara berproses pencairannya,” sambungnya lagi.

 

 

Dijelaskannya, sembari menunggu hasil review dari BPKP keluar. Pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Kedaruratan baru tertanggal 10 November hingga 9 Desember mendatang. Guna menjadi dasar penggunaan anggaran Covid-19, yang masuk pada pagu anggaran Biaya Tak Terduga (BTT).

 

 

“Sudah ada SK Kedaruratan atau SK Tanggap Darurat terbaru yang kita keluarkan. Bisa di cek di Bagian Hukum Setdakot Tomohon. Karena, dalam teknis penggunaan anggaran BTT, hanya bisa digunakan asalkan status kedaruratan Pandemi Covid-19 masih ada di Kota Tomohon. Dengan pertimbangan atau acuan aturan, diantaranya Kepres Nomor 12 Tahun 2020 dan SE Satgas Covid-19 Nomor 6 Tahun 2020. Saya pastikan, begitu review BPKP keluar pastinya langsung ditransfer ke rekening seluruh Satgas Covid-19 Kota Tomohon,” terang dia.

 

Sembari menambahkan, untuk kisaran jumlah insentif yang nantinya dibayarkan berkisar Rp.1 Miliar lebih. Plus insentif tenaga pemakaman berjumlah 28 orang.

 

Sebelumnya, santer beredar kabar di lapangan. Sejumlah personil Satgas Covid-19 Kota Tomohon, yang terdiri dari unsur TNI-Polri mengeluhkan perihal insentif yang belum diterima sejak bulan September lalu.

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/