25 C
Manado
Kamis, 6 Mei 2021
spot_img

60 Miliar Jawab Masalah Air Bersih di Tomohon

MANADOPOST.ID–Optimalisasi layanan untuk pelanggan air bersih di Kota Bunga terganjal revitalisasi jaringan pipa. Uzurnya jaringan pipa air bersih di Tomohon jadi penyebab.

Malahan, dikatakan Plt Direktur Utama PDAM Kota Tomohon Fredy Tumurang, jumlah anggaran yang wajib disediakan pemerintah, untuk merevitalisasi jaringan sekira Rp60 Miliar.

“Jaringan pipa air bersih di Tomohon sudah dipakai kurang lebih 30 tahun. Dan sebagian besar tak lagi prima. Banyak yang bocor, sehingga menyulitkan kami untuk meningkatkan performa layanan,” ujar Tumurang ketika diwawancarai Manado Post, Senin (22/3)

“Jumlah anggaran yang harus disediakan itu kurang lebih 60 Miliar, di sini kendala kita. Kalau hanya memaksimalkan anggaran internal, saya pesimis bisa selesai dalam waktu 2-3 tahun. Harus ada campur tangan pihak kementerian, apalagi di tengah badai pandemi, banyak anggaran pemerintah yang direlokasi untuk penanganan bencana non-alam,” timpalnya lagi.

Atasnya, kebocoran di jaringan pipa PDAM Kota Tomohon, menghambat perusahaan daerah tersebut memperluas ekspansi pelanggan.

“Potensi penyaluran air bersih di Tomohon sebenarnya tidak ada kendala. Hanya saja, kebocoran-kebocoran ini jadi problematika kita dari tahun ke tahun. Debit air dan volume untuk disalurkan ke masyarakat, sangat bahkan lebih dari mencukupi. Total pelanggan PDAM Kota Tomohon yang teraliri, hanya sekira 6.000. Padahal jika jaringan perpipaan ini mumpuni, bisa sampai 20.000,” terangnya.

Terpisah, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH saat dikonfirmasi soal realita tersebut mengatakan, hal tersebut tak jadi kendala bagi pihaknya.

“Tak masalah, meski sampai 100 Miliar, kita bisa lobi bantuan dari pemerintah pusat lewat kementerian terkait. Sinergitas ini jadi solusi kita nanti,” tukasnya, sembari menambahkan, sejumlah program kerja strategis CS-WL dipastikan dieksekusi bertahap dan berkelanjutan.(yol/gnr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru