29.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Oknum Kepsek Diduga `Tilep` Gaji Guru Honor

MANADOPOST.ID–Apes nasib salah satu guru honorer di SD Inpres di Kecamatan Tomohon Utara. Pasalnya, gaji sang pengajar, yang dialokasikan via penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Triwulan IV Tahun 2020.

Nyatanya sudah habis digunakan oknum kepala sekolah, berinisial HL. Ketika dikonfirmasi Manado Post, Selasa (23/3)  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikda) Daerah Kota Tomohon Dolvin Karwur, pun tak menampik adanya kenyataan miris tersebut.

“Si oknum kepsek nya sudah saya panggil dan diberikan sanksi. Memang dari keterangan si kepsek, pencairan dana BOS Triwulan IV sudah habis dipakai. Kita (Dikda) tak mau tahu, pokoknya masalah tersebut harus diselesaikan. Ini tanggung jawab sekolah, jangan dilemparkan ke dinas dong,” ketus Karwur.

“Saya dapat laporan, jika penyaluran gaji guru honorer di sekolah itu sudah selesai pelaporannya. Bendahara sudah menandatangani, pencairan untuk membayar gaji guru PNS dan honorer,” timpalnya lagi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pihaknya pun tak menampik kelalaian tersebut, disebabkan karena penyaluran gaji guru honorer masih bersifat manual. Atasnya penyaluran gaji yang bersumber dari Dana BOS Tahun 2021 dikucurkan, lewat sistem non-tunai.

“Makanya tahun ini, penyaluran dana BOS Triwulan I Tahun 2021 kan sudah dikucurkan. Seluruh penggunaannya nanti wajib dibayarkan lewat non-tunai. Biar menutup potensi kesalahan-kesalahan yang nantinya terjadi,” kata dia. (yol)

MANADOPOST.ID–Apes nasib salah satu guru honorer di SD Inpres di Kecamatan Tomohon Utara. Pasalnya, gaji sang pengajar, yang dialokasikan via penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Triwulan IV Tahun 2020.

Nyatanya sudah habis digunakan oknum kepala sekolah, berinisial HL. Ketika dikonfirmasi Manado Post, Selasa (23/3)  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikda) Daerah Kota Tomohon Dolvin Karwur, pun tak menampik adanya kenyataan miris tersebut.

“Si oknum kepsek nya sudah saya panggil dan diberikan sanksi. Memang dari keterangan si kepsek, pencairan dana BOS Triwulan IV sudah habis dipakai. Kita (Dikda) tak mau tahu, pokoknya masalah tersebut harus diselesaikan. Ini tanggung jawab sekolah, jangan dilemparkan ke dinas dong,” ketus Karwur.

“Saya dapat laporan, jika penyaluran gaji guru honorer di sekolah itu sudah selesai pelaporannya. Bendahara sudah menandatangani, pencairan untuk membayar gaji guru PNS dan honorer,” timpalnya lagi.

Pihaknya pun tak menampik kelalaian tersebut, disebabkan karena penyaluran gaji guru honorer masih bersifat manual. Atasnya penyaluran gaji yang bersumber dari Dana BOS Tahun 2021 dikucurkan, lewat sistem non-tunai.

“Makanya tahun ini, penyaluran dana BOS Triwulan I Tahun 2021 kan sudah dikucurkan. Seluruh penggunaannya nanti wajib dibayarkan lewat non-tunai. Biar menutup potensi kesalahan-kesalahan yang nantinya terjadi,” kata dia. (yol)

Most Read

Artikel Terbaru

/