31.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Usul 12.000 Calon Penerima BPUM, Pemkot Tomohon Jamin Tidak Ada Potongan

MANADOPOST.ID–Mendorong keberlangsungan usaha pelaku usaha mikro, di tengah ketidakstabilan kondisi daerah pasca invasi Pandemi Covid-19. Pemerintah pusat kembali membuka keran stimulan usaha, lewat penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Di Kota Bunga, disampaikan Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop-UKM) Daerah Kota Tomohon Drs O D S Mandagi, pihaknya telah mengusulkan calon penerima BPUM sebanyak 12.681.

 

 

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sudah kita masukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UMKM. Kalau tidak salah di pekan ketiga bulan Mei. Jumlahnya ada kurang lebih 12.000 pelaku usaha,” ungkap Mandagi, ketika diwawancarai Manado Post, Kamis (24/6/2021)

 

 

 

 

Dilanjutkan Mandagi, penentuan penerima bantuan berbanderol Rp.1.200.000 tersebut. Sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah pusat. Tidak ada intervensi dari pemerintah daerah, perihal siapa yang nantinya diikutsertakan dalam penyaluran bantuan berskema dana hibah tersebut.

 

 

 

“Itu (penerima, red) pemerintah pusat lewat Kemenkop dan UKM yang tentukan. Kita prinsipnya hanya masukan data nya saja. Nominal BPUM tahun ini memang sedikit turun ketimbang tahun lalu. Hanya saja, kalau di tahun sebelum kita mengusulkan 9.000, serta yang diterima itu 7.000-an. Nah, tahun ini jumlah yang diusulkan justru lebih banyak. Kami berharap, dari jumlah yang diusulkan tersebut, semoga disetujui bisa sampai 10.000 pelaku usaha,” papar Mandagi.

 

 

 

“Penyaluran nanti diinformasikan kembali, yang pasti ketika diakomodir. Pemerintah menjamin tidak ada potongan sama sekali. Toh, bantuannya langsung masuk ke rekening penerima,” sambungnya lagi.

 

 

 

Diketahui, pemerintah pusat di tahun ini mengalokasikan anggaran  Rp.15,36 Triliun untuk plafon penyaluran BPUM se-Indonesia.Yang nantinya diharapkan mampu menyasar 12,8 juta UMKM hingga tutup tahun nanti.

 

 

 

Julius Laatung

MANADOPOST.ID–Mendorong keberlangsungan usaha pelaku usaha mikro, di tengah ketidakstabilan kondisi daerah pasca invasi Pandemi Covid-19. Pemerintah pusat kembali membuka keran stimulan usaha, lewat penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Di Kota Bunga, disampaikan Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop-UKM) Daerah Kota Tomohon Drs O D S Mandagi, pihaknya telah mengusulkan calon penerima BPUM sebanyak 12.681.

 

 

 

“Sudah kita masukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UMKM. Kalau tidak salah di pekan ketiga bulan Mei. Jumlahnya ada kurang lebih 12.000 pelaku usaha,” ungkap Mandagi, ketika diwawancarai Manado Post, Kamis (24/6/2021)

 

 

 

 

Dilanjutkan Mandagi, penentuan penerima bantuan berbanderol Rp.1.200.000 tersebut. Sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah pusat. Tidak ada intervensi dari pemerintah daerah, perihal siapa yang nantinya diikutsertakan dalam penyaluran bantuan berskema dana hibah tersebut.

 

 

 

“Itu (penerima, red) pemerintah pusat lewat Kemenkop dan UKM yang tentukan. Kita prinsipnya hanya masukan data nya saja. Nominal BPUM tahun ini memang sedikit turun ketimbang tahun lalu. Hanya saja, kalau di tahun sebelum kita mengusulkan 9.000, serta yang diterima itu 7.000-an. Nah, tahun ini jumlah yang diusulkan justru lebih banyak. Kami berharap, dari jumlah yang diusulkan tersebut, semoga disetujui bisa sampai 10.000 pelaku usaha,” papar Mandagi.

 

 

 

“Penyaluran nanti diinformasikan kembali, yang pasti ketika diakomodir. Pemerintah menjamin tidak ada potongan sama sekali. Toh, bantuannya langsung masuk ke rekening penerima,” sambungnya lagi.

 

 

 

Diketahui, pemerintah pusat di tahun ini mengalokasikan anggaran  Rp.15,36 Triliun untuk plafon penyaluran BPUM se-Indonesia.Yang nantinya diharapkan mampu menyasar 12,8 juta UMKM hingga tutup tahun nanti.

 

 

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/