29.4 C
Manado
Sunday, 26 March 2023

Sering Teror Pengendara Jalur Kamasi-Woloan, Pria di Tomohon Diamankan Totosik

 

 

MANADOPOST.ID–Kenyamanan pengendara bermotor belakangan terganggu. Lebih khusus bagi mereka yang melintas di ruas jalan Kamasi-Woloan, Kota Tomohon. Tak jarang dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pengendara mengeluhkan adanya orang tidak dikenal melakukan pelemparan batu. Sehingga tak jarang kendaraan yang melintas, di kompleks tersebut mengalami pecah kaca.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

 

Usut punya usut, biang kerok pelaku pelemparan akhirnya berhasil dibekuk polisi. Dikatakan Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto SIK melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung. Pihaknya, sekira Pukul 10.00 WITA, Kamis (25/11). Bertempat di seputaran kompleks Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Mengamankan terduga pelaku pelemparan mobil menggunakan batu, DT (36) alias Doni, Warga Kelurahan Kolongan Satu.

Baca Juga:  Belum Juga Jadi Istri, Pria Ini Tega Aniaya Pasangan Kumpul Kebonya

 

 

 

“Belakangan banyak masyarakat yang mengeluhkan, jika di malam hari melintas di ruas jalan Kamasi-Woloan, mulai dari kompleks TPU Kelurahan Kolongan. Sering mendapatkan lemparan batu, dari orang tidak dikenal. Tidak sedikit dari mereka yang jadi korban, kebanyakan mengeluhkan kaca mobilnya pecah. Seperti mobil minibus bernomor polisi DB.1516 MN milik Fernandi Tirie,” ungkap Watung.

 

 

“Dari informasi dan penelusuran di sekitar TKP, tim kemudian menemukan titik terang. Jika pelaku merupakan warga di Kelurahan Kolongan Satu. Setelah mengantongi identitas pelaku, tim selanjutnya melakukan penyisiran di sekitar TKP.  Kurang lebih satu jam, plus bantuan dari masyarakat sekitar. Akhirnya pelaku berhasil kami amankan di Kompleks RS. Gunung Maria,” sambungnya lagi.

Baca Juga:  HUT ke-75 Bhayangkara, Wali Kota Tomohon: Polri Makin Jaya dan Profesional

 

 

Dilanjutkannya, dari hasil interogasi yang dilakukan kepada pelaku. Doni mengakui melakukan tindakan tak terpuji tersebut, dikarenakan sudah terpengaruh oleh minuman keras (miras).

 

 

“Menurut pengakuan pelaku, dirinya sudah beberapa kali melakukan pelemparan ke pengendara. Utamanya mereka yang mengendarai kendaraan roda empat. Alasannya karena sudah kelebihan mengonsumsi miras. Saat ini pelaku bersama barang bukti sebuah batu, sudah kita amankan di Mapolsek Tomohon Tengah,” kunci pria berambut gondrong ini.

 

Julius Laatung

 

 

MANADOPOST.ID–Kenyamanan pengendara bermotor belakangan terganggu. Lebih khusus bagi mereka yang melintas di ruas jalan Kamasi-Woloan, Kota Tomohon. Tak jarang dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pengendara mengeluhkan adanya orang tidak dikenal melakukan pelemparan batu. Sehingga tak jarang kendaraan yang melintas, di kompleks tersebut mengalami pecah kaca.

 

 

Usut punya usut, biang kerok pelaku pelemparan akhirnya berhasil dibekuk polisi. Dikatakan Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto SIK melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung. Pihaknya, sekira Pukul 10.00 WITA, Kamis (25/11). Bertempat di seputaran kompleks Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Mengamankan terduga pelaku pelemparan mobil menggunakan batu, DT (36) alias Doni, Warga Kelurahan Kolongan Satu.

Baca Juga:  Miras Bareng, Bikin Keributan pun Bareng, Empat Pemuda di Tomohon Dibekuk Totosik

 

 

 

“Belakangan banyak masyarakat yang mengeluhkan, jika di malam hari melintas di ruas jalan Kamasi-Woloan, mulai dari kompleks TPU Kelurahan Kolongan. Sering mendapatkan lemparan batu, dari orang tidak dikenal. Tidak sedikit dari mereka yang jadi korban, kebanyakan mengeluhkan kaca mobilnya pecah. Seperti mobil minibus bernomor polisi DB.1516 MN milik Fernandi Tirie,” ungkap Watung.

 

 

“Dari informasi dan penelusuran di sekitar TKP, tim kemudian menemukan titik terang. Jika pelaku merupakan warga di Kelurahan Kolongan Satu. Setelah mengantongi identitas pelaku, tim selanjutnya melakukan penyisiran di sekitar TKP.  Kurang lebih satu jam, plus bantuan dari masyarakat sekitar. Akhirnya pelaku berhasil kami amankan di Kompleks RS. Gunung Maria,” sambungnya lagi.

Baca Juga:  SHS Dukung WL Bertarung di Tomohon

 

 

Dilanjutkannya, dari hasil interogasi yang dilakukan kepada pelaku. Doni mengakui melakukan tindakan tak terpuji tersebut, dikarenakan sudah terpengaruh oleh minuman keras (miras).

 

 

“Menurut pengakuan pelaku, dirinya sudah beberapa kali melakukan pelemparan ke pengendara. Utamanya mereka yang mengendarai kendaraan roda empat. Alasannya karena sudah kelebihan mengonsumsi miras. Saat ini pelaku bersama barang bukti sebuah batu, sudah kita amankan di Mapolsek Tomohon Tengah,” kunci pria berambut gondrong ini.

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru