30C
Manado
Kamis, 15 April 2021

Dana Transfer Dipotong, Taroreh: DAK Fisik Aman

MANADOPOST.ID–Pemotongan atau biasanya disebut refocussing anggaran sehubungan dengan keberlangsungan Pandemi Covid-19. Dipastikan menyasar postur APBD Kota Tomohon di tahun 2021, yang diproyeksi sebesar Rp657 Miliar. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi MAP, belum lama ini.

“Sudah ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang turun soal pemotongan dana transfer. Totalnya kurang lebih Rp.14,4 Miliar. Saat ini masih dibicarakan, nantinya akan jatuh ke SKPD mana,” aku Mogi.

Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Daerah Kota Tomohon Joice Taroreh ST menyatakan, potensi terpotongnya anggaran pusat lebih khusus untuk pos Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik kecil kemungkinannya. Namun begitu, dirinya tak bisa menjamin apakah alokasi DAU bakal 100 persen diterima pihaknya.

“Khusus untuk DAK Fisik Tahun 2021, saya pastikan tidak ada pemotongan atau refocussing. DAU yang bisa saja ada refocussing. Ini masih dikoordinasikan bersama. Kepastiannya usai pelantikan Pak Caroll dan Pak Wenny,” kata Taroreh, ketika diwawancarai, Kamis (25/2) kemarin.

Lebih lanjut Taroreh menyatakan, kelangsungan sejumlah proyek fisik, utamanya keberlanjutan pembangunan Stadion Babe Palar yang menyisakan anggaran ber banderol Rp.7 Miliar. Diharapkannya dapat rampung di tahun berjalan.

“Sisa anggaran untuk perampungan pembangunan Kompleks Stadion Babe Palar masih Rp.7 Miliar. Ini diupayakan bisa direalisasikan tuntas tahun ini,” tukasnya.

Sembari menambahkan, ada juga pembangunan peningkatan sarana jalan raya di Kota Bunga. Yang diklaim PUPR Daerah Kota Tomohon dalam kondisi baik sebanyak 80 persen.(yol/gnr)

Artikel Terbaru