alexametrics
27.4 C
Manado
Selasa, 17 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Status Gunung Lokon Masih Waspada, BPBD Tomohon: Aktivitas Pendakian Belum Direkomendasikan

MANADOPOST.ID–Status Gunung Lokon di Kota Tomohon masih belum dinyatakan aman. Pasca peningkatan aktivitas gunung berapi yang dirilis PVMBG Tomohon, belum lama ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Robby Kalangi pun membenarkan, status gunung berapi paling aktif di Kota Sejuk. Masih dalam kategori Waspada.

 

 

 

“Gunung Lokon masih berstatus Waspada. Untuk itu, seluruh aktivitas di radius 1,5 kilometer belum bisa lakukan,” ungkap Kalangi, ketika diwawancarai Manado Post, Kamis (26/8)

 

 

 

Lanjut dikatakan Kalangi, sosialisasi sekaligus memberikan literasi bagi seluruh masyarakat. Utamanya lagi, bagi mereka yang gemar mendaki maupun sekedar menikmati panorama alam di seputaran Gunung Lokon.

 

 

“Sudah ada beberapa papan pengumuman yang dipasang. Di seputaran gunung, yang kita tempatkan di lokasi strategis  dan tentunya diharapkan memberikan informasi bagi masyarakat. Bahwa, kondisi gunung masih belum aman untuk sementara ini. Kami berharap, biar masyarakat Tomohon serta para anak muda yang gemar melakukan pendakian. Untuk menahan diri sementara waktu, guna kebaikan kita bersama,” terang Kalangi.

 

 

Sembari menambahkan, kali terakhir Gunung Lokon mengalami erupsi di Tahun 2015 silam. Untuk diketahui, arti dari status Waspada berarti, adanya peningkatan aktivitas gunung berapi, muncul aktivitas seismik, kejadian vulkanik dan kenaikan aktivitas di atas level normal.

 

 

 

Julius Laatung

MANADOPOST.ID–Status Gunung Lokon di Kota Tomohon masih belum dinyatakan aman. Pasca peningkatan aktivitas gunung berapi yang dirilis PVMBG Tomohon, belum lama ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Robby Kalangi pun membenarkan, status gunung berapi paling aktif di Kota Sejuk. Masih dalam kategori Waspada.

 

 

 

“Gunung Lokon masih berstatus Waspada. Untuk itu, seluruh aktivitas di radius 1,5 kilometer belum bisa lakukan,” ungkap Kalangi, ketika diwawancarai Manado Post, Kamis (26/8)

 

 

 

Lanjut dikatakan Kalangi, sosialisasi sekaligus memberikan literasi bagi seluruh masyarakat. Utamanya lagi, bagi mereka yang gemar mendaki maupun sekedar menikmati panorama alam di seputaran Gunung Lokon.

 

 

“Sudah ada beberapa papan pengumuman yang dipasang. Di seputaran gunung, yang kita tempatkan di lokasi strategis  dan tentunya diharapkan memberikan informasi bagi masyarakat. Bahwa, kondisi gunung masih belum aman untuk sementara ini. Kami berharap, biar masyarakat Tomohon serta para anak muda yang gemar melakukan pendakian. Untuk menahan diri sementara waktu, guna kebaikan kita bersama,” terang Kalangi.

 

 

Sembari menambahkan, kali terakhir Gunung Lokon mengalami erupsi di Tahun 2015 silam. Untuk diketahui, arti dari status Waspada berarti, adanya peningkatan aktivitas gunung berapi, muncul aktivitas seismik, kejadian vulkanik dan kenaikan aktivitas di atas level normal.

 

 

 

Julius Laatung

Most Read

Artikel Terbaru

/